SURABAYA (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo kembali menggelar open booth di perusahaan binaan. Kali ini di PT Gelora Djaja, dengan tujuan untuk mengajak para pekerja mendownload aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang memudahkan pelayanan pada mereka.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo, Rd Edi Sasono mengatakan, untuk mendorong pekerja memanfaatkan penggunaan aplikasi JMO, pihaknya gencar melakukan sosialisasi aplikasi ini di perusahaan-perusahaan binaan.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Lindungi Pengurus Masjid Lewat DMI
Sosialisasi ini disertai dengan mendirikan open booth di area perusahaan binaan untuk memberikan penjelasan pada pekerja atau peserta yang ingin mengunduh aplikasi JMO. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari dengan jumlah peserta 569 pekerja.
Edi mengatakan, ini salah satu bagian dari pelayanan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.
“Aplikasi JMO bermanfaat bagi para peserta untuk melakukan pengurusan data, pengecekan saldo dan lain sebagainya tanpa harus datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Cairkan Santunan Ratusan Juta di Harjasda 167
Untuk mendapatkan kemudahan pelayanan tersebut, peserta hanya perlu melakukan download pada play store maupun app store pada handphone atau gadget masing-masing.
“Aplikasi JMO ini juga memudahkan para peserta mendapatkan informasi mengenai jaminan sosial, sehingga dapat mendaftarkan pekerja di sekitar sebagai peserta melalui telepon genggamnya,” papar Edi.
Dikatakannya, BPJS Ketenagakerjaan mempunyai tugas untuk memberikan jaminan sosial pada setiap pekerja, baik pekerja penerima upah (sektor formal) maupun pekerja bukan penerima upah (sektor informal).
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Gresik Perkuat Engagement Pelaku Jasa Konstruksi
Dengan mendorong peserta BPJS Ketenagakerjaan menggunakan aplikasi JMO, tujuannya tidak hanya lebih memudahkan pelayanan, tapi juga diharapkan dapat menambah jumlah kepesertaan informal yang didaftarkan oleh peserta formal.
"Harapan kami pada akhirnya setiap pekerja terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan," tutup Edi. gan
Editor : Redaksi