Warga Rawa Arum Angkut Eceng Gondok Sendiri, Pemerintah Kota Cilegon Dinilai Lamban Tanggap

realita.co
Masyarakat Rawa Arum Angkut Eceng gondok di bantaran Situ, Rabu (23/4/2024)

CILEGON (Realita) - Merasa tidak kunjung mendapat respons dari Pemerintah Kota Cilegon, warga Kelurahan Rawa Arum akhirnya berinisiatif mengangkut tumpukan eceng gondok yang memenuhi bantaran Situ Rawa Arum secara swadaya, Rabu (23/4/2024).

Salah satu warga, Iriono, mengungkapkan bahwa eceng gondok telah menumpuk selama lebih dari 10 hari dan dikhawatirkan menjadi sarang penyakit. Karena itu, warga secara sukarela melakukan pengangkutan atas inisiatif tokoh masyarakat setempat, Kang Husein.

Baca juga: GAPPURA Ajak Masyarakat Bersihkan Eceng Gondok

"Ini sudah hari ketiga pengangkutan. Sekali angkut bisa sampai enam rit. Untuk pembuangannya, sebagian dibuang ke area rumput liar, dan sebagian lainnya kami manfaatkan sebagai pupuk," jelas Iriono.

Ketua LSM Gappura, Husein Saidan, turut menyayangkan lambannya respon dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya sudah ada janji dari pemerintah untuk menangani masalah ini, namun tidak kunjung direalisasikan.

"Karena terus dijanjikan tanpa tindakan, akhirnya warga memutuskan untuk bertindak sendiri. Eceng gondok yang dikumpulkan juga kami olah menjadi kompos agar tidak terbuang percuma," kata Husein.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Rawa Arum sudah puluhan tahun menjaga kawasan situ tersebut dan seharusnya pemerintah tanggap tanpa harus menunggu laporan tertulis atau publikasi ke media.

"Untuk hal-hal seperti ini, cukup dinas teknis yang turun tangan. Tak perlu sampai melibatkan wali kota. Kalau SKPD bekerja maksimal, semuanya bisa ditangani dengan baik," ujarnya.

Sebelum nya saat dikonfirmasi melalui Via Whatsapp , Kepala Dinas Lingkungan hidup, Sabri siap mendukung.

" Kami sedang berkoordinasi dengan PU khususnya bidang Sumber Daya Air (SDA).. kalau DLH sendiri siap mendukung ". Jawabnya.

Pantauan di lokasi, setelah proses pembersihan dilakukan, kawasan situ kembali bersih dan kini dapat dimanfaatkan oleh Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PORSI) untuk kegiatan latihan.fauzi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru