BANJAR BARU (Realita)- Aksi sekelompok pemuda yang diduga bagian dari kelompok gangster kembali meresahkan warga.
Kali ini, mereka membuat onar di sebuah kafe di kawasan Jalan Taman Gembira Timur, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (26/6/2025) dini hari sekitar pukul 02.46 WITA.
Baca juga: Tawuran Antar Kelompok Pemuda, 1 Orang Tertancap Busur
Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak sejumlah pemuda melintasi kafe sambil membunyikan klakson motor secara berulang hingga mengganggu kenyamanan pengunjung. Aksi tersebut sempat ditegur oleh pengunjung kafe.
Tak lama berselang, seorang pemuda mengenakan hoodie putih tiba-tiba datang sambil menenteng s3nj4t4 t4j4m jenis p4r4ng dengan ukuran cukup besar, diperkirakan sepanjang 50 cm. Ia berlari masuk ke area parkir kafe dan diduga hendak menakuti atau bahkan menyerang pengunjung.
Namun, melihat jumlah orang yang ramai di lokasi, pemuda tersebut langsung melarikan diri ke arah Kolam Renang Idaman Banjarbaru. Warga yang terlanjur geram tidak tinggal diam. Massa pun spontan mengejar kelompok tersebut dengan alat seadanya seperti helm, kursi, bahkan meja.
Baca juga: Manajemen Ibiza Club Datangi Keluarga Korban Penganiayaan, Sampaikan Permintaan Maaf
Satu dari mereka berhasil ditangkap oleh massa. Pemuda tersebut kemudian menjadi bulan-bulanan warga hingga mengalami luka serius di bagian wajah dan tubuh. Dalam kondisi terluka, ia sempat memohon ampun sambil mengaku hanya ikut-ikutan karena diajak temannya.
“Ampun… ampun, tadi diajak teman, saya cuma ikut-ikutan,” ucapnya sambil menahan sakit.
Petugas kafe kemudian mengamankan pemuda tersebut agar tidak semakin diamuk warga. Tak berselang lama, aparat kepolisian datang ke lokasi dan membawa pemuda itu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Baca juga: Polisi Ungkap Pelaku Tawuran Antar Geng di Depok yang Lukai Korban dengan Sajam, Ini Motifnya
Hingga kini, pihak kepolisian masih memburu rekan-rekan pelaku lainnya yang kabur dari lokasi kejadian. Warga diimbau untuk tetap tenang dan segera melapor jika melihat aksi mencurigakan serupa.ha
Editor : Redaksi