MADIUN (Realita) - Sebanyak 16 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha, Kamis (21/8/2025). Rotasi kali ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi dan memastikan pelayanan publik berjalan lebih optimal.
Rotasi tersebut menjadi yang pertama sejak pasangan Bupati–Wakil Bupati Harmonis memimpin Kabupaten Madiun. Dalam arahannya, Bupati Hari menegaskan bahwa mutasi bukanlah sekadar pembagian kursi jabatan, melainkan langkah strategis untuk menata organisasi pemerintahan agar lebih efektif.
Baca juga: Pemkab Madiun Resmikan Dua TPS3R Baru
"Insyaallah ini yang terbaik untuk Kabupaten Madiun, disini kami melakukan kewajiban sesuai dengan regulasi," terangnya.
Bupati juga mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak keliru dalam memaknai jabatan. Menurutnya, posisi yang diemban harus menjadi sarana untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Nilai utama ASN adalah memberi pelayanan terbaik dan membahagiakan rakyat. Jangan sampai terbalik, rakyat yang melayani kita. Kalau ASN ingin bahagia, bahagiakan rakyat,” pesan Bupati Hari.
Beberapa posisi strategis mengalami pergeseran dalam rotasi kali ini. Di antaranya:
Didik Hariyanto: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah (sebelumnya Kepala Satpol PP dan Damkar).
Siti Zubaidah: Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Puji Rahmawati: Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.
Sodik Heru Purnomo: Kepala Bappeda Riset dan Inovasi Daerah (Baperida).
Suryanto: Kepala Dinas Perhubungan.
Supriadi: Kepala Dinas Sosial.
Arik Krisdiyanto: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.
Hadi Sutikno: Kepala BPKAD.
Yudi Hartono: Kepala Bapenda.
Baca juga: BPKAD Kabupaten Madiun, Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Pembinaan Internal ASN
Hendro Suwondo: Kepala Dinas PPA KB.
Suntoko: Kepala Diskominfo.
Kurnia Aminulloh: Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan.
Sawung Roehtomo: Sekretaris DPRD.
Gunawi: Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Anang Sulistijono: Kepala DPMPTSP.
Meski rotasi dilakukan cukup besar, Pemkab Madiun masih menyisakan beberapa jabatan penting yang kosong dan saat ini hanya diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Jabatan tersebut antara lain:
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,
Baca juga: Pemkab Madiun Siapkan Pencairan Dana Desa 2026
Kepala Dinas PUPR,
Kepala Badan Kesbangpol,
Kepala Dinas Kesehatan.
Bupati memastikan proses lelang jabatan akan segera dilakukan agar kekosongan ini tidak berdampak pada kualitas pelayanan publik.
“Insyaallah segera kita lakukan lelang jabatan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat,” tandasnya.
Rotasi pejabat eselon II tersebut mendapat perhatian publik. Di satu sisi, langkah tersebut dinilai dapat mempercepat kinerja birokrasi dengan penyegaran di berbagai sektor. Namun, di sisi lain, tantangan adaptasi pejabat baru dengan lingkungan kerja mereka juga tidak bisa diabaikan.
Masyarakat kini menunggu, apakah perubahan besar ini sekadar formalitas birokrasi, atau benar-benar mampu membawa peningkatan nyata dalam kualitas pelayanan publik di Kabupaten Madiun.
Editor : Redaksi