MAR DEL PLATA (Realita)- Pengendara motor melawan perampokan yang dilakukan dua pencuri sepeda motor bersenjata, mereka mengarahkan pistol ke kepalanya dan secara ajaib pengendara motor tersebut selamat.
Peristiwa itu terjadi di kota Mar del Plata dan terekam oleh kamera keamanan.
Baca juga: Biadab! Menyamar Jadi Penumpang, Tukang Ojek Dibegal di Cimanggis
Seorang pria menjadi korban percobaan perampokan yang disertai kekerasan ketika dua penjahat bersepeda motor mencegatnya dan menembak kepalanya dari jarak dekat di lingkungan Colinas de Peralta Ramos, Mar del Plata, Argentina
Insiden tersebut terjadi Jumat ini sekitar pukul 19.30 di persimpangan Jalan Aguado dan Jalan Soler. Sebuah kamera keamanan swasta merekam insiden tersebut.
Rekaman video menunjukkan korban sedang mengendarai sepeda motor ketika dua pencuri sepeda motor memotong jalurnya dan menghentikannya di jalan, berniat mencuri kendaraannya. Salah satu pelaku keluar dan menarik kendaraannya, mencoba memaksa korban turun dari motornya, dan mengancam akan membunuhnya dengan pistol.
Baca juga: 4 Orang Pemuda Begal Motor, Bikin Resah Warga Mojokerto
Reaksi langsung korban adalah melawan. Ia menolak menyerahkan sepeda motor dan mulai melawan para perampok. Dalam video, ia terdengar berteriak, "Tidak, tidak, tidak! Berhenti, berhenti, berhenti!" Saat itu, pelaku mengarahkan tembakan ke kepalanya dari jarak yang sangat dekat dan menembak, tetapi untungnya tembakan hanya meleset beberapa inci dari helmnya
Pada saat kejadian, pengendara sepeda motor tersebut terjatuh, namun segera bangkit dan terus menghadang para pencuri sepeda motor tersebut, yang akhirnya memutuskan untuk segera melarikan diri dengan sepeda motor yang mereka tumpangi.
Baca juga: Begal Antarkota Tewas Ditembak di Bundaran Apollo, Sempat Bacok Polisi
Kemudian beberapa warga sekitar mendekat untuk menolong korban, dan sebuah mobil mencoba mengejar para penjahat, sedangkan tetangga lain yang mendengar jeritan tersebut mengaktifkan alarm lingkungan.
Menurut 0223, sebuah kendaraan Kepolisian Buenos Aires tiba beberapa menit kemudian. Warga mengatakan bahwa daerah tersebut "menjadi sangat berbahaya segera setelah matahari terbenam" dan menyatakan kekhawatiran mereka tentang meningkatnya ketidakamanan di lingkungan tersebut.
Editor : Redaksi