PONOROGO (Realita)- Seleksi pengisian pimpinan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung Kabupaten Ponorogo berakhir sudah. Ini setelah panitia seleksi akhirnya mengumkan dua nama yang resmi dipilih menjadi petinggi di perusahan plat merah tersebut.
Dalam keputusan Pansel seleksi Dewan Pengawas (Dewas) dan Direktur Perumda Sari Gunung nomor: 900.1.13.2/ARH/20/Pansel-SG/2025 tertanggal 29 September 2025. Berdasarkan hasil seleksi administrasi, tahap uji kelayakan dan kepatutan serta tahap wawancara akhir. Dua nama yang akhirnya dipilih yakni. Judha Slamet Sarwo Edhie sebagai Dewan Pengawas dan Kokoh Prio Utomo sebagai Direktur.
Baca juga: Pemkab-DPRD Ponorogo Kompak “Pending” Penyertaan Modal Rp 10 M Ke Perumda Sari Gunung
Judha sendiri saat ini tercatat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Ponorogo. Sedangkan Kokoh merupakan anggota Tim Pengendalian Program Khusus (TP2K ) Kabupaten Ponorogo.
Baca juga: PDAM Surya Sembada Surabaya Luncurkan Meter Air Pintar untuk Dukung Smart City
Usai terpilih, Judha dan Kokoh diberi tugas berat oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko untuk menghidupkan kembali Perumda Sari Gunung yang kini mati suri. Dan membuat perusahaan plat merah tersebut tak lagi merugi. Kedepan Sari Gunung akan diproyeksikan bergerak di sektor pariwisata, sebagai pengeloa tunggal kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) Sampung.
Baca juga: Hari Jadi Ke 48, PDAM Surya Sembada Komitmen Kembangkan Layanan Digitalisasi Tanpa Korbankan SDM
Sebelumnya, 6 orang menjalani tes wawancara tahap akhir dalam seleksi Dewas dan Direktur Perumda Sari Gunung, mereka yakni Kokoh Prio Utomo, Mudrikah Hanik, dan Sakti Satoto Utomo sebagai calon Direktur dan calon dewas adalah Bambang Suhendro, Judha Slamet Sarwo Edi, serta Ringga Dwi Heri Irawan. znl
Editor : Redaksi