PONOROGO (Realita)- Sebuah kecelakaan kerja terjadi dalam proyek normalisasi sungai milik Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (DPU-PKP) Ponorogo, Jumat (17/10/2025).
Seorang pekerja proyek pemasangan box cover di aliran irigasi Waduk Bendo tepatnya di Desa Winong Kecamatan Jetis mengalami luka serius setelah terlindas alat berat eskavator saat tengah mengatur lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.
Baca juga: Ekskavator Senggol Dua Mobil di Bogor, Sejumlah Korban Luka
Peristiwa nahas ini terjadi terjadi sekitar pukul 10.00 pagi. Ketika itu korban yang diketahui bernama Wahyu Windratmoko (38) warga Desa Sambilawang Kecamatan Bungkal, bertugas mengatur arus kendaraan, tidak menyadari bahwa ekskavator yang diopratori Agus Prasetyo (35) warga Desa Mojopurno Kecamatan Wungu Madiun yang belakangnya tengah bergerak mundur. Akibatnya, korban terlindas dan mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh.
Korban pun langsung dievakuasi ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan intensif. Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, korban mengalami patah tulang di bagian tangan, kaki, pinggul, dan tulang ekor.
Baca juga: Istri Diduga Selingkuh, Pria di Ponorogo Ini Robohkan Rumah dengan Ekskavator
“Korban mengalami sejumlah patah tulang di bagian tangan, kaki, pinggul, dan tulang ekor. Saat ini masih dalam perawatan intensif di ruang IGD dan dalam pengawasan tim medis,” ujar dr. Trida Ermawati, dokter jaga RSUD Harjono Ponorogo.
Sementara itu, Kapolsek Jetis AKP Marjono menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi ketika operator alat berat tidak melihat ada pekerja di belakang saat memundurkan mesin.
Baca juga: Penyeberang Jalan Tewas Terlindas Ekskavator
“ Jadi ada satu petugas di proyek itu yang sedang mengatur jalan tapi tidak menyadari kalau beko nya itu berjalan ke belakang. Dan terlindas bagian ,” ungkapnya.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Ponorogo untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. znl
Editor : Redaksi