LUMAJANG (Realita) – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi secara resmi menaikkan Tingkat Aktivitas Gunung Api Semeru di Jawa Timur dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas).
Kenaikan status tertinggi ini diputuskan pada pukul 17.00 WIB menyusul peningkatan aktivitas vulkanik yang sangat cepat.
Baca juga: Waspada! Semeru Erupsi lagi
Peningkatan status ini terjadi dalam rentang waktu yang singkat. Hanya satu jam sebelumnya, tepatnya pukul 16.00 WIB, status Gunung Semeru baru saja dinaikkan dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga).
Kepala Badan Geologi mengonfirmasi bahwa kenaikan status ke Level IV (Awas) ini disertai dengan perluasan zona berbahaya dan rekomendasi mitigasi yang harus dipatuhi oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
Perubahan Rekomendasi Zona Bahaya:
Baca juga: Semeru Meletus 4 Kali, Abu Vulkanik Menjulang 1.100 Meter
Tingkat Status Waktu Penetapan Radius Bahaya Utama Radius Bahaya Sektoral
Level III (Siaga) 16.00 WIB Radius 5 km dari puncak Sektoral 17 km di Selatan-Tenggara
Level IV (Awas) 17.00 WIB Radius 8 km dari puncak Sektoral 20 km di Selatan-Tenggara
Dengan status Awas, PVMBG merekomendasikan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 8 kilometer dari puncak Semeru. Selain itu, masyarakat juga diimbau menjauhi area sektoral di sepanjang aliran sungai atau lembah ke arah Selatan-Tenggara dengan jarak mencapai 20 kilometer, mengingat potensi ancaman Awan Panas Guguran (APG) dan lahar dingin.
Untuk merespons perkembangan ini, Tim Tanggap Darurat (TD) dari Badan Geologi dijadwalkan segera berangkat menuju lokasi Semeru pada hari Kamis.
Baca juga: Pemkab Lamongan Apresiasi LSM Cakrawala Keadilan, Bantu Masyarakat Semeru
Selain itu, dua personel pengamatan gunung api (PGA) tambahan dari Pos Ijen dan Bromo telah diberangkatkan malam ini untuk memperkuat pemantauan di lapangan.
Pemerintah dan instansi terkait diimbau untuk segera mengaktifkan rencana kontingensi dan sosialisasi kepada warga di sekitar lereng Semeru untuk memitigasi risiko.cin
Editor : Redaksi