PADANG (Realita)- Aktivitas di Posko Tanggap Darurat Bencana Kelurahan Lubuak Minturun, Kota Padang, pada Selasa (2/12/2025) semakin padat seiring masuknya laporan baru dari warga terdampak banjir.
Sejak pagi, arus masyarakat yang datang mencari informasi bantuan tak henti membanjiri posko. Petugas bersama relawan FKSB, BPBD, Polda Sumbar, dan TNI bergerak cepat mengatur alur pelayanan agar situasi tetap tertib.
Baca juga: Masterplan Smart City Kota Padang 2025-2035 Masukkan Mitigasi Bencana
Setiap jam, tim pendataan memperbarui jumlah korban serta kondisi keluarga terdampak berdasarkan laporan lapangan. Kerusakan rumah, jumlah jiwa per KK, hingga kebutuhan mendesak dicatat dengan detail.
Seluruh daftar warga dari Graha Indah, Grand Mandiri, Cahaya Madani, ABI, dan sejumlah titik lain ditempel di dinding posko agar mudah diakses masyarakat yang ingin mengecek status keluarganya.
Di sisi lain, relawan dapur umum bekerja tanpa henti menyiapkan makanan siap santap. Kelompok ibu-ibu relawan memasak dan membungkus ratusan porsi makanan untuk disalurkan ke lokasi pengungsian. Pembagian tugas yang rapi membuat proses ini berjalan lancar sejak pagi.
Baca juga: Tanoto Foundation Salurkan 300 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Padang
Tim verifikasi kemudian memeriksa ulang seluruh data kerusakan rumah dan kebutuhan khusus, termasuk keberadaan lansia dan balita. Langkah ini dinilai penting agar distribusi bantuan dapat lebih tepat sasaran. Sementara itu, aparat Polri dan FKSB menjaga ketertiban area posko sambil membantu warga mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.
“Kami berusaha menjaga pelayanan agar bantuan tepat sasaran,” ujar salah satu relawan yang sedang bertugas.
Baca juga: Pemko Bandar Lampung Bawa Bantuan Rp200 Juta ke Padang, Sekda: Kami Terharu Kepedulian Daerah Lain
Di tengah kesibukan, terlihat jelas solidaritas masyarakat. Warga saling membantu mengarahkan pengunjung, membagikan informasi, hingga membantu operasional posko. Koordinasi yang solid antara masyarakat, relawan, dan aparat menjadi salah satu faktor yang mempercepat proses penanganan darurat.
Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa seluruh elemen bergerak dalam satu tujuan: memastikan warga terdampak mendapatkan kebutuhan dasar dengan cepat, mulai dari pangan hingga informasi awal pendataan. Dengan sinergi yang kuat ini, proses pemulihan pascabencana di Lubuak Minturun dan wilayah sekitarnya diharapkan dapat berlangsung lebih terarah dan merata. (Amryan)
Editor : Redaksi