PADANG (Realita) - Upaya pemulihan pascabanjir terus digencarkan Pemerintah Kota Padang, Rabu (3/12/2025).
Fokus penanganan diarahkan pada pembersihan material banjir di aliran Sungai Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, yang sebelumnya dipenuhi sedimen pasir, lumpur, dan tumpukan kayu berukuran besar.
Baca juga: Masterplan Smart City Kota Padang 2025-2035 Masukkan Mitigasi Bencana
Material dalam jumlah besar itu terbawa arus deras saat banjir melanda, dan menumpuk di beberapa titik sungai sehingga mengganggu kelancaran aliran air.
Kondisi ini dikhawatirkan bisa memicu penyumbatan baru dan meningkatkan risiko banjir susulan jika tidak segera diatasi.
Baca juga: Tanoto Foundation Salurkan 300 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Padang
Untuk mempercepat penanganan, dua unit ekskavator dikerahkan ke lokasi sejak pagi. Alat berat ini bekerja mengangkat kayu-kayu besar, menggali sedimen pasir, dan memindahkan material ke sisi sungai agar aliran air dapat kembali normal.
Pekerjaan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada titik-titik yang mengalami penumpukan terparah. Petugas di lapangan memastikan setiap bagian sungai yang terdampak ditangani agar tidak lagi menjadi hambatan bagi arus air.
Baca juga: Pemko Bandar Lampung Bawa Bantuan Rp200 Juta ke Padang, Sekda: Kami Terharu Kepedulian Daerah Lain
Pembersihan ini menjadi bagian dari rangkaian percepatan pemulihan pascabanjir yang sedang berjalan di berbagai kecamatan di Kota Padang. Selain memulihkan fungsi sungai, langkah ini juga menjadi upaya antisipasi menghadapi potensi curah hujan tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah berharap pembersihan rutin dan pengawasan aliran sungai dapat meminimalkan risiko bencana ulang serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar bantaran Sungai Batang Kabung Ganting.(Amryan)
Editor : Redaksi