Kota Kediri Promosikan Tenun Ikat dan Pariwisata di Ajang JOGJA TIIT-SMEE EXPO 2025

realita.co
JOGJA TIATEX EXPO (Trade Investment Industry Agriculture Tourism & Export Expo) pada 11-14 Desember 2025 di Jogja City Mall, Yogyakarta.

JOGJA (Realita) – Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri turut berpartisipasi dalam ajang JOGJA TIIT-SMEE EXPO (Trade Investment Industry Small Medium Enterprises and Export) yang digelar bersamaan dengan JOGJA TIATEX EXPO (Trade Investment Industry Agriculture Tourism & Export Expo) pada 11-14 Desember 2025 di Jogja City Mall, Yogyakarta (11/12).

Partisipasi tersebut dimanfaatkan Disbudparpora Kota Kediri untuk memperkenalkan Kain Tenun Ikat khas Kota Kediri sebagai salah satu produk unggulan daerah yang merepresentasikan kekayaan budaya lokal sekaligus memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang terus berkembang.

Baca juga: Bumbu Paten dan SOP Modern, Kunci Soto Podjok Kediri Bertahan Sejak 1926

JOGJA TIIT-SMEE EXPO merupakan pameran yang berfokus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta sektor perdagangan, investasi, industri, dan pariwisata. Pameran ini diselenggarakan bersamaan dengan JOGJA TIATEX EXPO sebagai wadah promosi produk unggulan daerah dan pembukaan peluang bisnis serta investasi.

Dalam pameran tersebut, Kain Tenun Ikat khas Kota Kediri ditampilkan melalui beragam motif dan warna yang mencerminkan identitas lokal, dengan proses pembuatan yang masih mempertahankan teknik tradisional turun-temurun. Keunikan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung sekaligus memperkuat posisi Tenun Ikat Kediri sebagai produk industri kreatif berbasis budaya.

Baca juga: Singgahnya HDCI di FEDE Perkuat Padel Kediri sebagai Destinasi Sport-Tourism

Selain produk budaya, Disbudparpora Kota Kediri juga memperkenalkan potensi wisata Kota Kediri, mulai dari wisata sejarah dan religi, wisata alam, hingga wisata budaya dan perkotaan. Beragam destinasi tersebut dinilai memiliki daya tarik untuk terus dikembangkan sebagai penopang sektor pariwisata daerah.

Promosi potensi wisata ini diharapkan mampu meningkatkan minat kunjungan wisatawan sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal. Sinergi antara pengembangan budaya, UMKM, dan pariwisata menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Kediri dalam memperkuat daya saing daerah.

Baca juga: WFH-WFO Dimulai, Pemkot Kediri Gaspol Budaya Kerja Sehat dan Hemat Energi

Sebagai informasi, JOGJA TIIT-SMEE EXPO merupakan salah satu dari rangkaian pameran serupa yang digelar di Yogyakarta sepanjang tahun 2025, termasuk yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, dengan tujuan mempromosikan potensi daerah serta memperluas jejaring kerja sama antardaerah. Tan

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru