Karawitan Siswo Laras SDN Randualas 02: Harmoni Budaya dari Kaki Gunung Wilis yang Mengukir Prestasi

realita.co
Siswa dan guru SDN Randualas 02 yang terletak di kaki Gunung Wilis. Foto: Yatno

MADIUN (Realita) - SDN Randualas 02 yang terletak di kaki Gunung Wilis, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, bukan sekadar tempat belajar membaca, menulis, dan berhitung.

Di balik dinding-dinding kelasnya, terukir cerita tentang semangat, pengorbanan, kreativitas, serta kebanggaan terhadap budaya bangsa.

Sekolah dasar ini tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga konsisten mengembangkan potensi siswa melalui kegiatan nonakademik. Salah satu kegiatan unggulan tersebut adalah ekstrakurikuler karawitan yang diberi nama “Karawitan Siswo Laras”.

Melalui Karawitan Siswo Laras, siswa-siswi SDN Randualas 02 diajak untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan seni tradisional Jawa sejak dini. Latihan yang rutin dan disiplin menjadikan mereka tampil percaya diri dalam berbagai ajang perlombaan.

Dalam Festival Karawitan yang setiap tahun diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun, penampilan siswa SDN Randualas 02 selalu berhasil mencuri perhatian. Alunan gamelan yang padu, suara sinden yang merdu, serta penampilan penari latar yang anggun menghiasi panggung dengan harmoni yang menyejukkan hati. 

Penampilan tersebut tidak hanya memukau penonton, tetapi juga berhasil menarik simpati dewan juri. Prestasi membanggakan pernah diraih pada Festival Karawitan SPASMA tahun 2022 yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Madiun. 

Pada ajang tersebut, Karawitan Siswo Laras berhasil meraih Juara Pertama di bawah binaan Kepala Sekolah saat itu, Suharto, S.Pd., M.Pd, yang kini telah purna tugas.

Tidak berhenti di situ, pada tahun 2023 dan tahun-tahun berikutnya, SDN Randualas 02 kembali menorehkan prestasi dengan meraih berbagai piala dalam festival karawitan tingkat Kabupaten Madiun. 

Konsistensi tersebut menjadi bukti nyata keseriusan sekolah dalam membina bakat dan minat siswa di bidang seni budaya.
Guru pembina ekstrakurikuler, Irma Grilistasari, mengungkapkan bahwa semangat para siswa menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.

“Anak-anak selalu semangat dan giat berlatih, bahkan hingga malam hari. Mereka tidak mengeluh sama sekali. Berkat kegigihan mereka, semua perjuangan dan rasa lelah selama latihan akhirnya terbayar,” terangnya, Rabu (4/2/2025). 

Menurutnya, prestasi gemilang yang diraih SDN Randualas 02 tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga bagi para guru, orang tua, serta masyarakat sekitar. 

"Seni karawitan menjadi media yang mampu menyatukan sekolah dan lingkungan dalam semangat pelestarian budaya," ungkap Suharto. 

Sementara itu, Kepala SDN Randualas 02, Ferylina Rahayu, S.Pd, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, kejuaraan karawitan bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal.

“Prestasi ini membuktikan bahwa generasi muda memiliki semangat besar untuk melestarikan dan mengembangkan budaya tradisional. Semoga semakin banyak anak-anak yang termotivasi oleh prestasi yang telah diraih SDN Randualas 02,” ujarnya.

Lebih jauh, ia juga menyampaikan bahwa melalui Karawitan Siswo Laras, SDN Randualas 02 menunjukkan bahwa budaya tradisional tetap relevan dan mampu menginspirasi masa depan. 

"Setiap nada gamelan yang dimainkan bukan hanya menghadirkan keindahan seni, tetapi juga membawa harapan akan terus lahirnya prestasi, memperkuat rasa bangga, dan mengajak lebih banyak generasi muda untuk ikut melestarikan seni karawitan," tandasnya.yw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru