SURAKARTA (Realita)- Sidang gugatan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo di Pengadilan Negeri Kota Solo akan kembali dilanjutkan pada Selasa (24/2/2026) pukul 10.00 WIB.
Gugatan ini diajukan oleh dua alumnus Universitas Gadjah Mada, yakni Top Taufan dan Bangun Sutoto.
Baca juga: Bloomberg New Economy Forum di India, Jokowi Ngaku Tetap Puasa
Selain menghadirkan saksi ahli, tim kuasa hukum penggugat juga mengajukan permohonan agar Jokowi hadir langsung di ruang sidang.
Kuasa hukum penggugat, Ahmad Wirawan Adnan, meminta majelis hakim menerbitkan surat perintah agar Jokowi hadir secara in person dan membawa ijazah asli sarjananya sebagai alat bukti.
“Kami memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk menerbitkan surat perintah agar prinsipal bernama Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, hadir secara langsung di persidangan dengan membawa dan menyerahkan ijazah asli sarjananya,” ujarnya.
Permohonan tersebut didasarkan pada sejumlah ketentuan hukum pembuktian dalam perkara perdata, antara lain Pasal 154, Pasal 138, dan Pasal 164, serta merujuk pada Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 2 Tahun 2015.
Menurut Ahmad, permintaan itu juga mengacu pada sejumlah pernyataan Jokowi di berbagai kesempatan yang menyatakan kesiapan menunjukkan ijazahnya melalui mekanisme hukum.
“Berdasarkan alasan-alasan tersebut, kami memohon kepada Majelis Hakim yang kami hormati agar berkenan mengabulkan permohonan ini,” tandasnya.
Baca juga: Jokowi Jadi Dewan Penasihat Bloomberg, Pengamat: Tak Masuk Akal
Di hari yang sama, mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), tiba di New Delhi, India, pada Kamis (19/2/2026) petang, untuk menghadiri acara Bloomberg New Economy Forum.
Forum ekonomi global ini sebelumnya telah diadakan di Singapura, dan kini dilaksanakan di ibu kota India.
Setibanya di New Delhi, Jokowi disambut langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi.
Ajudan Presiden, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, mengonfirmasi kedatangan Jokowi melalui pesan yang disebarkan di grup WhatsApp media Solo.
Dalam pesan tersebut, Syarif menyampaikan bahwa Jokowi dijadwalkan untuk menghadiri forum internasional yang akan membahas topik-topik penting terkait ekonomi global.
Salah satu agenda utama kunjungan Jokowi adalah menghadiri Bloomberg New Economy Forum yang akan digelar pada Jumat (20/2) pukul 07.30–09.00 waktu setempat, bertempat di The Leela Palace Hotel, New Delhi.
Diskusi dalam forum tersebut akan berfokus pada isu-isu yang kini menjadi perhatian global, salah satunya adalah “Kedaulatan Kecerdasan Buatan”. por
Editor : Redaksi