DUA tersangka penculik baru tewas dalam upaya penculikan yang digagalkan oleh agen Kepolisian Nasional Haiti (PNH) pada Senin pagi, 23 Februari 2026, di Delmas 31, menurut informasi yang dikumpulkan oleh kantor berita online Alter Presse.
Para tersangka penculik, yang menyamar mengenakan seragam Kepolisian Nasional Haiti ( PNH, bepergian dengan kendaraan Nissan Patrol milik dinas negara, dengan nomor registrasi SE 00871.
Baca juga: Ilham Gagalkan Aksi Penculikan terhadap Anaknya di Malam Hari
Rentetan tembakan menyebabkan kepanikan meluas di daerah tersebut, di mana agen-agen dari Direktorat Pusat Kepolisian Yudisial (DCPJ) dikerahkan.
Pada hari Sabtu, 21 Februari 2026, dua tersangka penculik bersenjata lainnya ditembak mati oleh aparat penegak hukum selama operasi yang dilakukan oleh unit intelijen PNH di Delmas 30. Para penjahat ini sedang bersiap melakukan penculikan ketika polisi segera turun tangan untuk menggagalkan rencana mereka, menurut laporan lembaga tersebut.
Pada hari Rabu, 18 Februari 2026, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Haiti memperingatkan tentang munculnya kembali penculikan untuk tebusan di wilayah metropolitan Port-au-Prince, khususnya di kota Delmas. Dia menjelaskan bahwa beberapa kasus yang melibatkan petugas polisi telah dilaporkan di ibu kota.
Baca juga: Dwi Hartono, Otak Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI, Ternyata Residivis Kasus Pemalsuan Ijazah
Sejak awal tahun 2026, kota Delmas telah mengalami gelombang penculikan individu dan kolektif.
Antara 1 Oktober dan 31 Desember 2025, setidaknya 156 orang (64 pria, 76 wanita, 9 anak pria dan 7 anak wanita) diculik untuk tebusan oleh geng, sehingga jumlah total korban penculikan pada tahun 2025 mencapai 647, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.awo
Baca juga: Bocah Kelas 2 SD Diculik, Pelakunya Diduga Sekelompok Wanita dan Minta Tebusan Rp 50 Juta
Editor : Redaksi