JAKARTA - Advokat kawakan Yusril Ihza Mahendra mengaku tertawa terbahak-bahak mendengar pernyataan Politikus Partai Demokrat Benny K Harman yang menyebut dirinya berpikiran seperti Pemimpin Nazi Adolf Hitler. Pernyataan Benny Harman itu menyikapi uji materi AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).
"Omongan Benny terkait keinginan negara untuk memaksakan kehendak tidak ada pijakan intelektualnya sama sekali," ujar Yusril Ihza Mahendra, Senin (11/10/2021).
Baca juga: Netanyahu Disamakan dengan Hitler
Yusril mengatakan dirinya tidak lagi memiliki jabatan kenegaraan sejak tahun 2007. Sehingga, Yusril mengaku dirinya kini manusia bebas dan merdeka.
Baca juga: Hasil Kerja Tidak Sesuai, PT Sulzer Indonesia Digugat di PN Purwakarta
“Bahkan kebijakan pemerintah Presiden Jokowi tidak jarang saya kritik. Saya memang bukan bagian dari pemerintah," kata Yusril Ihza Mahendra, pengacara empat orang mantan kader Partai Demokrat ini.
Baca juga: Tolak PK Moeldoko, DPC Demokrat Ponorogo Datangi PN Ajukan Penguatan Putusan MA
Benny Harman, kata Yusril, telah menyebut negara ingin memaksakan kehendaknya. Yusril juga menilai Benny menuduh dirinya telah melakukan pemahaman Hitler dengan konsep negara totaliter.sin
Editor : Redaksi