SEORANG agen properti berusia 31 tahun tewas ditembak di luar pusat kebugaran di Sektor 9, Chandigarh.
Gangster Lucky Patial dari geng Davinder Bambiha mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut di media sosial; pencarian terhadap dua pelaku penembakan masih berlangsung.
Baca juga: Pemilik Toko Ditembak Mati
Seorang agen properti berusia 31 tahun tewas di tembak di siang bolong di pasar Sektor 9 kelas atas Chandigarh pada Rabu siang.
Rekaman CCTV dan temuan awal mengungkapkan bahwa pembunuhan itu dilakukan dengan perencanaan yang matang, dengan para pelaku yang mengenakan helm menyerang sekitar pukul 12.30 siang saat korban hendak meninggalkan tempat gym Bodyzone setelah berolahraga.
Kedua orang itu, yang diduga telah bersembunyi dan menunggu kesempatan, melepaskan sekitar selusin tembakan dari kedua sisi kendaraan saat SUV tersebut melambat di tikungan ketika keluar dari tempat parkir berbayar.
Meskipun serangan terjadi di area yang ramai dan penting — dengan markas besar Kepolisian Chandigarh, Sekretariat UT, dan kantor Dewan Perumahan Chandigarh yang terletak hanya beberapa meter jauhnya — para penembak berhasil melarikan diri dengan mudah.
Korban, yang diidentifikasi sebagai Charanpreet Singh, warga desa Kubaheri Khurd di Mullanpur, mengalami luka tembak di perut, dada, dan lengan. Polisi mengatakan beberapa bekas tembakan terlihat di kaca depan kendaraan.
Para saksi mata segera membawa Singh ke Institut Pascasarjana Pendidikan dan Penelitian Kedokteran (PGIMER), di mana ia dinyatakan meninggal dunia saat tiba karena kehilangan banyak darah. Jenazahnya dipindahkan ke kamar mayat, dan pemeriksaan post-mortem masih ditunggu.
Baca juga: Wanita Hamil Tewas Ditembak Tetangga Sendiri
Beberapa jam kemudian, gangster Lucky Patial, yang memimpin geng Davinder Bambiha, mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut melalui media sosial. Insiden ini menandai penembakan kedua yang terkait dengan geng Bambiha di kota itu dalam dua hari, yang pertama adalah serangan yang ditargetkan terhadap seorang pemimpin mahasiswa yang didukung gangster Lawrence Bishnoi di luar departemen botani di kampus Universitas Panjab pada hari Selasa.
Unggahan tersebut menuduh bahwa Singh bertindak sebagai informan untuk geng saingan dan juga berperan dalam pembunuhan Gurvinder Singh di luar Kompleks Administrasi Distrik di Mohali pada 28 Januari 2026 lalu.
Menurut para penyidik, sepeda motor yang digunakan dalam kejahatan tersebut menggunakan plat nomor palsu dan para pelaku melarikan diri ke arah Landran.
Polisi mengatakan korban Charanpreet Singh juga memiliki catatan kriminal dan namanya disebut dalam lima kasus di Mohali, termasuk percobaan pembunuhan dan pelanggaran Undang-Undang Senjata Api.
Baca juga: Asyik Nongkrong di Bar, Ricardo Ditembak
Kasus terbaru yang diajukan terhadapnya terdaftar di Majri pada tahun 2025. Ia juga sebelumnya pernah didakwa atas pelecehan seksual, penyerangan, dan kerusuhan.
Para pejabat mengatakan dugaan hubungannya dengan jaringan geng dan keterlibatannya dalam perdagangan narkoba sedang diselidiki.
Sebuah kasus pembunuhan telah didaftarkan di kantor polisi Sektor 11, dan beberapa tim telah dibentuk untuk mengidentifikasi dan menangkap tersangka.khan
Editor : Redaksi