KEDIRI (Realita) - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Kediri kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri ini berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Mojoroto, Senin (25/5), dan langsung diserbu warga sejak pagi.
Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih murah dibanding pasaran. Mulai dari beras medium dan premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, aneka sayuran, bawang, cabai hingga ikan lele segar tersedia dalam kegiatan tersebut.
Kepala DKPP Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan stok dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di antaranya telur ayam ras 300 kilogram, beras SPHP 1 ton, hingga minyak goreng 40 kardus.
“Komoditas yang kami sediakan memiliki selisih harga dibanding pasar, bisa lebih murah Rp1.000 sampai Rp2.000. Karena kami bekerja sama dengan produsen dan distributor, seperti Perum Bulog Kediri, pelaku usaha telur, KWT Burengan, PT SMS Kediri, PG Pesantren hingga Perumda Pasar Joyoboyo,” jelasnya.
Dalam GPM kali ini, komoditas telur ayam dan aneka cabai menjadi barang paling diburu warga. Bahkan keduanya habis terjual lebih awal dibanding komoditas lain.
Harga kebutuhan pokok yang ditawarkan dalam kegiatan ini antara lain beras SPHP Rp57 ribu per 5 kilogram, beras premium Rp74.500 per 5 kilogram, minyak goreng Rp19.800 per liter, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp24 ribu per kilogram, serta sayuran mulai Rp6 ribu per paket.
Un Achmad Nurdin berharap kegiatan GPM dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang hari raya kurban saat kebutuhan rumah tangga meningkat.
Sementara itu, Aisha Giza Humaira, warga Bandar Kidul, mengaku senang dengan adanya Gerakan Pangan Murah yang rutin digelar Pemkot Kediri. Menurutnya, harga kebutuhan pokok di GPM jauh lebih hemat dibandingkan harga pasar.
“Selama ini saya selalu datang kalau ada GPM dari Mbak Wali karena belanja di sini lebih hemat. Tadi beli telur dan mau beli beras premium juga untuk persediaan sebelum Iduladha,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa bisa lebih sering diadakan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah harga bahan pokok yang cenderung naik menjelang hari besar keagamaan.nia
Editor : Redaksi