SURABAYA – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Surabaya terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan dengan melaksanakan pemeliharaan dua tahunan Bay Kopel dan Busbar B di Gardu Induk (GI) 150 kV Sukolilo, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan infrastruktur transmisi tetap beroperasi secara optimal sehingga pasokan listrik kepada masyarakat tetap andal dan berkelanjutan.
Pemeliharaan yang dilaksanakan oleh Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Surabaya Selatan tersebut juga disertai modernisasi peralatan melalui penggantian annunciator, Disturbance Analyzer System (DAS), serta power meter pada Bay Kopel. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan sistem dalam memantau kondisi peralatan, merekam gangguan, dan mengukur parameter kelistrikan secara lebih akurat sehingga mendukung pengoperasian sistem transmisi yang semakin andal dan efisien.
Sebelum pekerjaan dimulai, seluruh personel mengikuti safety briefing sebagai bentuk implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Briefing tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar operasional, mengidentifikasi potensi risiko, serta memperkuat koordinasi antarpersonel selama kegiatan berlangsung.
Sebanyak 18 personel diterjunkan dalam pemeliharaan ini, terdiri atas petugas pelaksana pekerjaan, pengawas K3, serta personel operasi gardu induk. Seluruh tim bekerja secara terkoordinasi untuk memastikan setiap tahapan pemeliharaan berjalan aman, tertib, dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Melalui pemeliharaan berkala dan peningkatan teknologi pendukung pada sistem transmisi, PLN UPT Surabaya terus berupaya menjaga keandalan jaringan listrik sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Manager UPT Yaya Supriman mengatakan, pemeliharaan rutin dan modernisasi peralatan menjadi langkah strategis PLN dalam menjaga performa aset transmisi agar tetap siap menghadapi kebutuhan pasokan listrik yang terus meningkat.
"Pemeliharaan berkala merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan seluruh aset transmisi berada dalam kondisi terbaik. Selain menjaga keandalan peralatan, kami juga terus melakukan modernisasi teknologi agar sistem pemantauan dan pengendalian semakin cepat, akurat, dan andal dalam mendukung kontinuitas pasokan listrik," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan pekerjaan tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknis, tetapi juga oleh penerapan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kolaborasi seluruh personel.
"Kami akan terus memperkuat program pemeliharaan preventif dan peningkatan teknologi pada infrastruktur transmisi. Dengan demikian, PLN dapat terus menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan untuk mendukung aktivitas masyarakat, layanan publik, serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Surabaya dan sekitarnya," pungkasnya. tyan
Editor : Redaksi