Rutin Puji Prabowo, Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin Langganan Jabat Komisaris

realita.co
Addin Jauharudin. Foto: iG Infoaceh

JAKARTA (Realita)-- Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, resmi menjabat sebagai Komisaris Independen salah satu Bank swasta ternama.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram @jakartaviral yang menyebut pengangkatan itu telah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam unggahan tersebut dijelaskan, keputusan pengangkatan Addin mulai berlaku sejak 11 Maret 2026.

Penunjukan itu pun langsung menjadi perhatian publik karena dilakukan tidak lama setelah dirinya menyampaikan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Akun tersebut menuliskan bahwa Addin Jauharudin telah memenuhi persyaratan untuk menduduki posisi Komisaris pada Bank tersebut.

Pengangkatan itu ditetapkan melalui keputusan regulator sektor jasa keuangan.

“Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK menerangkan bahwa OJK menyetujui Addin Jauharudin menjadi Komisaris Independen (Bank swasta, red),” tulis manajemen Bank yang dimaksud sebagaimana dikutip dalam unggahan tersebut.

Disebutkan pula bahwa keputusan tersebut mulai efektif berlaku sejak 11 Maret 2026 setelah melalui proses evaluasi yang dilakukan OJK.

Untuk diketahui, penunjukan Addin menjadi perhatian karena sebelumnya ia sempat menyampaikan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan itu berkaitan dengan keikutsertaannya dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace.

Momentum waktu antara pernyataan dukungan dan pengangkatan jabatan tersebut memicu berbagai tanggapan di ruang publik.

Tidak sedikit netizen yang menyinggung narasi sulitnya mencari pekerjaan di Indonesia. Asumsi tersebut dianggap dipatahkan oleh Ketum GP Ansor.

Tidak sedikit yang mengaitkan pengangkatan Addin sebagai Komisaris berkat memuji-muji Presiden Prabowo selama sebulan terakhir.

Untuk diketahui, sebelum ditunjuk menjadi Komisaris di Bank swasta ini, ia sebelumnya menjabat Komisaris Independen PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Hanya saja, Addin mengundurkan diri pada 20 Mei 2025. Lalu, menjabat Komisaris Independen PT Pos Indonesia (Persero) pada 2018-2023.

Pria yang lahir di Cirebon 1980 ini juga pernah menjabat Komsiaris Independen PT Garam (Persero) pada 2014-2018.

Adapun saat ini, ia tercatat aktif sebagai Ketua Umum PP Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk periode 2024-2029.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, remunerasi komisaris independen di Bank tempat Addin menjadi komisaris, diperkirakan mencapai kisaran Rp 1,4 miliar hingga Rp 11 miliar lebih per tahun, mencakup gaji, tunjangan, dan bonus (tantiem).far

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru