AS Paksa Iran Akui Kekalahan

realita.co
Karoline Leavitt.

SEKRETARIS Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan peringatan keras kepada Iran agar mengakui kekalahan militer atau menghadapi konsekuensi yang lebih berat. 

Leavitt menyatakan bahwa Presiden Donald Trump siap untuk "melepaskan neraka" (unleash hell) dan menyerang Iran lebih keras daripada sebelumnya jika Iran tidak menerima kekalahan militer mereka.

Baca juga: Klaim Kemenangan Atas Iran, AS Ulangi Skenario yang Sama saat Kalah Lawan Vietnam

Leavitt menegaskan bahwa operasi militer AS akan terus berlanjut hingga Presiden Trump memutuskan bahwa semua tujuan tercapai dan Iran berada dalam posisi "menyerah total dan tanpa syarat".

Leavitt menyebutkan bahwa Presiden Trump tidak akan membiarkan "teroris Iran" menghentikan navigasi bebas dan aliran energi, serta mengklaim bahwa kepemimpinan Iran sedang mencari jalan keluar dari konflik tersebut.

Baca juga: Kepala Keamanan Iran Tewas, Mojtaba Khamenei: Darah Dibalas Darah

Meskipun ada laporan mengenai penolakan Iran, Leavitt menekankan bahwa pembicaraan antara AS dan Iran masih berlangsung dan dinilai "produktif" oleh Gedung Putih. 

Meskipun ada laporan mengenai penolakan Iran, Leavitt menekankan bahwa pembicaraan antara AS dan Iran masih berlangsung dan dinilai "produktif" oleh Gedung Putih. 

Baca juga: Iran Targetkan Serang Kantor Amazon dan Google di Timur Tengah

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat di Timur Tengah, di mana pihak Gedung Putih menegaskan bahwa Iran harus menerima kenyataan kekalahan dalam konflik yang terjadi.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru