JAUH di bawah kaki kita, ternyata Bumi menyimpan “harta karun” yang luar biasa besar. Lebih dari 99% emas di planet ini diyakini terkunci di inti Bumi sejak terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Saat itu terjadi proses yang disebut iron catastrophe, di mana logam berat seperti emas tenggelam ke pusat Bumi, meninggalkan bagian permukaan yang kita tinggali sekarang.
Jumlah emasnya pun bikin geleng kepala. Seorang geolog memperkirakan totalnya bisa mencapai 1,6 kuadriliun ton. Kalau dibayangkan, emas sebanyak itu cukup untuk melapisi seluruh permukaan Bumi dengan lapisan setebal sekitar setengah meter. Walaupun ini hanya perkiraan, angkanya tetap memberi gambaran betapa kayanya isi dalam Bumi.
Baca juga: Dukung UU P2SK, Pemerintah Bentuk Bursa Emas Terintegrasi
Masalahnya, semua emas itu praktis tidak bisa kita ambil. Letaknya lebih dari 5.000 kilometer di bawah permukaan, di area yang dipenuhi logam cair dengan suhu yang sangat panas, bahkan mendekati suhu permukaan Matahari. Inti Bumi benar-benar seperti brankas raksasa yang terkunci rapat.
Baca juga: Eksi Anggraeni Dituntut 10 Tahun Penjara, Dalam Hilangnya Emas 152,8 Kg PT Antam Tbk
Tapi ada kabar menarik: inti Bumi ternyata tidak sepenuhnya “diam”. Penelitian terbaru menemukan jejak logam dari inti di batuan vulkanik, yang berarti ada sedikit “kebocoran” ke atas melalui magma. Meski jumlahnya sangat kecil dan prosesnya super lambat, temuan ini memberi petunjuk bahwa isi dalam Bumi ternyata masih bisa “berkomunikasi” dengan permukaan.abc
Editor : Redaksi