Hadiri Haul Lirboyo, Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Keteladanan Ulama

realita.co
Haul Akbar Masyayikh Lirboyo yang digelar di Aula Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis (16/4). Foto: Prokopim Kota Kediri

KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Majelis Dzikir Maulidirrasul SAW, Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jailani, serta Haul Akbar Masyayikh Lirboyo yang digelar di Aula Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis (16/4).

Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri para ulama, masyayikh, serta ribuan santri.

Baca juga: Disambangi Mbak Wali, Dua Anak Korban Kekerasan di Kota Kediri Jalani Pemulihan Intensif

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kediri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya majelis dzikir yang dinilai menjadi salah satu ikhtiar penting dalam memperkuat nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berjasa dalam dakwah dan pendidikan umat.

Menurutnya, melalui Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jailani dan haul para masyayikh Lirboyo, masyarakat diajak untuk kembali meneladani nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, dan istiqomah dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan saat ini.

Wali Kota termuda ini juga menegaskan bahwa Kota Kediri patut bersyukur memiliki banyak pondok pesantren yang berperan sebagai pusat pendidikan sekaligus pembinaan moral dan spiritual masyarakat. Keberadaan pesantren, termasuk Lirboyo, menjadi kekuatan penting dalam menjaga karakter religius Kota Kediri.

Baca juga: Kompensasi Sampah di Kota Kediri Mengacu Kajian, Nilai Terus Naik Sejak 2009

Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Kota Kediri yang lebih Mapan. Doa-doa dari para kiai dan ulama diharapkan menjadi energi positif dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik.

“Semoga dengan doa dari para kiai, kita dapat bersama-sama membangun Kota Kediri menjadi kota yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wali Kota juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum majelis dzikir sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meneladani ajaran Rasulullah SAW dan para ulama dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Mulai 18 Maret, Penumpang Kereta di Stasiun Kediri Diprediksi Melonjak

Ia pun berharap seluruh jamaah yang hadir dapat memperoleh ketenangan hati, keberkahan, serta semakin dikuatkan dalam keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.nia

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru