SURABAYA (Realita) - Persebaya Surabaya kembali menelan kekalahan saat menghadapi Madura United pada pekan ke-28 Super League 2025-2026.
Bajul Ijo takluk 1-2 dari tim tamu Laskar Sappe Kerab di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (17/4/2026) malam WIB.
Baca juga: Gunduli Madura United 5-0, Persib Bandung Tak Tergoyahkan di Puncak Klasemen
Dalam pertandingan tersebut, Madura United unggul berkat gol yang diciptakan Lulinha dan Riquelme Sousa. Sementara tim tuan rumah hanya mampu membelas melalui gol Riyan Ardiansyah.
Dengan kekalahan ini, Persebaya tertahan di posisi keenam dengan perolehan 42 poin. Bagi Madura United, kemenangan ini membuat posisinya naik ke peringkat 14 dengan torehan 26 poin.
Sejak pertandingan dimulai, Persebaya langsung tampil menekan dengan intensitas tinggi. Kolaborasi Malik Risaldi dan Jefferson kerap merepotkan lini belakang tim tamu melalui pergerakan cepat dan umpan-umpan terobosan.
Peluang awal tercipta pada menit kelima lewat skema serangan cepat yang dibangun Bruno Paraiba. Ia mengirim bola ke arah Malik Risaldi, namun laju umpan yang terlalu deras membuat kesempatan itu gagal dikonversi menjadi gol.
Namun di tengah tekanan tersebut, Madura United justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-12. Memanfaatkan lemparan ke dalam, bola liar di luar kotak penalti langsung disambar dengan tendangan keras yang gagal diantisipasi Andhika Ramadhani.
Tertinggal satu gol membuat Persebaya semakin meningkatkan tempo serangan. Mereka terus menggempur pertahanan Madura United demi mencari gol penyama kedudukan.
Peluang emas hadir pada menit ke-18 saat Malik Risaldi berada dalam posisi bebas di depan gawang. Sayangnya, ia kehilangan keseimbangan saat hendak menuntaskan peluang sehingga bola terbuang percuma.
Madura United hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-34 melalui celah di lini pertahanan Persebaya. Beruntung, Risto Mitrevski tampil sigap memutus aliran bola sebelum menjadi ancaman serius.
Menjelang akhir babak pertama, Persebaya kembali mendapatkan peluang lewat tendangan bebas. Eksekusi Francisco Rivera masih belum menemui sasaran setelah bola melenceng tipis dari gawang.
Baca juga: Meski Performa Menurun, Persib Bandung Tak Mau Remehkan Persebaya
Hingga tambahan waktu dua menit, Persebaya terus berupaya membongkar pertahanan lawan. Namun, skor tidak berubah dan babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 0-1 untuk Madura United.
Memasuki awal babak kedua, Persebaya langsung berupaya mengambil alih kendali permainan. Serangan demi serangan dibangun dari berbagai sisi, namun belum mampu memberikan ancaman berarti ke lini pertahanan lawan.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Persebaya justru harus menerima kenyataan pahit akibat celah di lini belakang. Madura United memanfaatkan situasi tersebut dengan melancarkan serangan balik cepat yang efektif.
Upaya meningkatkan agresivitas dilakukan pelatih Bernardo Tavares dengan melakukan pergantian pemain. Pada menit ke-66, Riyan Ardiansyah dimasukkan untuk menggantikan Malik Risaldi demi menambah daya gedor di lini depan.
Namun sebelum perubahan itu berdampak maksimal, gawang Persebaya kembali kebobolan. Pada menit ke-65, Madura United sukses menggandakan keunggulan melalui skema counter attack yang diakhiri dengan tembakan keras ke tiang dekat.
Baca juga: Kalahkan Madura United, Persebaya Surabaya Tak Tergoyahkan di Puncak Klasemen Liga 1
Situasi tertinggal dua gol membuat Persebaya semakin tertekan dan harus segera merespons. Tavares pun melakukan tiga pergantian sekaligus dengan memasukkan Mihailo Perovic, Ichas Baihaqi, dan Milos Raickovic guna menyegarkan permainan tim.
Gol yang dinanti akhirnya tercipta pada menit yang sama melalui Riyan Ardiansyah. Ia sukses memanfaatkan umpan matang Milos Raickovic dengan penyelesaian jarak dekat yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Setelah gol tersebut, tempo pertandingan meningkat drastis dengan tekanan bertubi-tubi dari Persebaya. Mereka mencoba memanfaatkan momentum untuk mencari gol penyama kedudukan.
Tambahan waktu delapan menit membuat pertandingan semakin menegangkan. Persebaya terus menggempur pertahanan lawan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal menjadi kendala.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah. Persebaya pun harus menerima kekalahan 1-2 dari Madura United dalam laga yang berlangsung sengit tersebut.iva
Editor : Redaksi