KEDIRI (Realita) - Prestasi membanggakan diraih Kota Kediri. Kelurahan Ketami berhasil menembus tiga besar dalam ajang Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, setelah melalui tahap desk audit oleh tim juri provinsi.
Namun lebih dari sekadar capaian lomba, keberhasilan ini mencerminkan kekuatan utama yang tumbuh dari dalam kampung itu sendiri: keterlibatan aktif warganya. Di Ketami, Kampung KB bukan hanya program administratif, melainkan gerakan bersama yang dijalankan sehari-hari oleh masyarakat.
Baca juga: Hadiri Halal Bihalal, Mbak Wali Soroti Peran Strategis Alumni untuk Daerah
Berbagai upaya dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pembinaan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), hingga Bina Keluarga Lansia (BKL). Selain itu, pencegahan stunting juga menjadi fokus utama melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), yang tidak hanya menyediakan makanan tambahan bagi balita, tetapi juga edukasi bagi calon pengantin, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Tak berhenti di sektor kesehatan, pemberdayaan ekonomi juga turut digerakkan. Warga Ketami mengembangkan berbagai usaha berbasis komunitas seperti budidaya ikan, peternakan, hingga pengolahan pangan sehat. Seluruh kegiatan ini berjalan berkat sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan lintas sektor terkait.
Baca juga: Bumbu Paten dan SOP Modern, Kunci Soto Podjok Kediri Bertahan Sejak 1926
Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, M. Fajri Mubasysyr, menyebut bahwa potensi besar Ketami terletak pada kekompakan warganya dalam mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi menuju Generasi Emas 2045.
Sementara itu, Lurah Ketami, Yusuf Iswanto, menegaskan bahwa capaian ini bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, Kampung Keluarga Berkualitas harus menjadi upaya nyata yang terus dijaga keberlanjutannya oleh seluruh elemen masyarakat.
Baca juga: Singgahnya HDCI di FEDE Perkuat Padel Kediri sebagai Destinasi Sport-Tourism
Saat ini, Ketami bersiap menghadapi tahap wawancara yang akan dilaksanakan secara daring pada 24 April 2026. Tahapan ini menjadi momen penting untuk memverifikasi hasil penilaian sebelumnya sekaligus menunjukkan secara langsung kesiapan Kampung KB Ketami di hadapan tim juri provinsi.
Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Ketami optimistis mampu memberikan hasil terbaik sekaligus menjadi contoh bagaimana kampung dapat tumbuh menjadi ruang hidup yang benar-benar berkualitas bagi warganya.nia
Editor : Redaksi