Hujan Iringi Laga Persahabatan Grass 2000 vs Taman Veteran

realita.co

MADIUN (Realita) - Cuaca hujan tak menghalangi jalannya pertandingan persahabatan antara Grass 2000 dan Taman Veteran yang digelar di Lapangan Ciliwung, Kota Madiun, Minggu (3/5/2026) sore. Meski lapangan dalam kondisi licin, kedua tim tetap tampil maksimal hingga laga berakhir imbang 1-1.

Sejak kick-off dimulai, kedua kesebelasan langsung menunjukkan permainan terbuka dengan tempo tinggi. Grass 2000 berhasil unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol sundulan, yang sekaligus membawa mereka menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0.

Baca juga: 32 Peserta Piala Dunia Antarklub 2025 Sudah Diketahui, Catat Jadwal dan Aturan Drawing

Memasuki babak kedua, hujan mulai turun dan membuat kondisi lapangan semakin menantang. Kendati demikian, intensitas pertandingan tidak menurun. Taman Veteran mampu bangkit dan menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan peluang di tengah tekanan permainan, sehingga skor berubah menjadi 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan.

Salah satu pemain Grass 2000, Suroso yang pernah memperkuat Arema FC dalam keterangannya kepada Realita.co menyampaikan bahwa laga tersebut, bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ajang untuk mempererat hubungan antar pemain.

“Kami berterima kasih kepada tuan rumah atas sambutannya. Intinya, ini adalah momen silaturahmi. Permainan cukup seimbang. Mungkin secara teknik kami sedikit unggul, tetapi semangat dari tim tuan rumah juga luar biasa,” ujarnya.

Suroso mengungkapkan bahwa sebelumnya Grass 2000 telah menjalani pertandingan serupa di Solo bersama sejumlah mantan pemain dari berbagai klub, termasuk eks Arema dan Persik Kediri.

Lebih lanjut, ia juga menilai potensi sepak bola di Kota Madiun cukup menjanjikan. Namun, menurutnya, perlu adanya pembinaan yang lebih konsisten, khususnya bagi pemain usia dini.

“Perkembangan sepak bola di Madiun sudah cukup baik, tetapi perlu dimaksimalkan lagi. Pembinaan usia muda harus berkelanjutan agar pemain tidak berhenti di usia 17 atau 18 tahun tanpa arah yang jelas,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Taman Veteran, Eko Ahmad Bustsowi atau yang akrab disapa Eko Gali, mengaku menikmati jalannya pertandingan meskipun kondisi lapangan cukup berat akibat hujan.

 

“Pertandingannya seru, apalagi melawan mantan pemain liga dan nasional. Semua pemain mendapat kesempatan tampil. Cuaca gerimis memang membuat laga lebih menguras tenaga,” katanya.

Eko juga berharap sepak bola di Kota Madiun dapat terus berkembang melalui kompetisi yang rutin dan pembinaan pemain muda yang lebih terarah.

“Potensi di Madiun ini besar. Harapannya, kompetisi bisa terus berjalan agar melahirkan pemain-pemain berprestasi di masa depan,” pungkasnya.yw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru