SIDOARJO (Realita)– PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya inovasi melalui ajang Innovation Gateway 2026. Kegiatan yang mengusung tema ENERGIQ (Empowering New Energy, Resilience, Growth & Innovation Quality) ini menjadi wadah strategis bagi insan PLN untuk menghadirkan solusi kreatif dan adaptif dalam mendukung transformasi sektor ketenagalistrikan.
Ajang ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Transmisi (UPT) di lingkungan PLN UIT JBM. Sebanyak 16 tim inovasi berpartisipasi dengan menampilkan karya terbaik dalam empat kategori, yakni transmisi, technical supporting, aplikasi dan smart system, serta proses bisnis manajemen.
Baca juga: Program TJSL PLN UIT JBM Hadirkan Akses Air Layak bagi Warga Desa Getakan
Pada kategori transmisi, tim dari UPT Surabaya berhasil meraih juara melalui inovasi SPARTAN (Smart Real-Time Lightning Strike and Leakage Current Monitoring System for Transmission Line and Substation Reliability). Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan keandalan sistem transmisi melalui pemantauan sambaran petir dan arus bocor secara real-time.
Sementara itu, kategori technical supporting dimenangkan oleh UPT Probolinggo dengan inovasi TACTIC (Temporary Adaptive Clamp for Terminal Installation Connection) yang menawarkan solusi adaptif dalam mendukung pekerjaan teknis instalasi.
Di kategori aplikasi dan smart system, UPT Surabaya kembali menunjukkan keunggulannya melalui inovasi WARNOTO (Warehouse Control for Transmission) yang berfokus pada pengelolaan gudang transmisi secara lebih efektif dan terintegrasi.
Adapun pada kategori proses bisnis manajemen, UPT Madiun keluar sebagai pemenang melalui inovasi KARYANTO (Katalog Aset Realtime yang Tersistem Otomatis) yang mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan aset berbasis digital dan data real-time.
Salah satu peserta, Zeindidia Yusak, mengungkapkan bahwa kompetisi tahun ini berlangsung sangat kompetitif dengan proses penilaian yang mendalam.
“Seleksi berlangsung ketat dan para juri sangat kritis dalam menganalisis setiap karya inovasi. Kami telah mempersiapkan diri secara maksimal sehingga mampu memberikan performa terbaik,” ujarnya.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa Innovation Gateway merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun budaya kerja inovatif yang berorientasi pada peningkatan kinerja, efisiensi operasional, serta keandalan sistem ketenagalistrikan.
Baca juga: Semangat Hari Buruh, PLN UPT Surabaya Tingkatkan Keandalan Sistem di GIS Waru
“Inovasi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan industri kelistrikan yang terus berkembang. Melalui Innovation Gateway 2026, kami mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan solusi aplikatif yang memberikan nilai tambah nyata bagi perusahaan dan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh inovasi yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti pada tahap kompetisi, tetapi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan menjadi best practice di lingkungan PLN.
Melalui Innovation Gateway 2026, PLN UIT JBM optimistis budaya inovasi akan terus tumbuh di seluruh unit kerja. Hal ini diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan yang mendukung transformasi perusahaan, memperkuat keandalan pasokan listrik, serta memberikan kontribusi positif bagi masa depan PLN. Tyan
Editor : Redaksi