FAKULTAS Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) FPIK UB menyelenggarakan kegiatan donor darah dan Mental Health Corner pada Selasa (12/5/2026) di Ruang Exhibition Lantai 1 FPIK UB. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus sebagai upaya meningkatkan kepedulian sosial serta kesehatan fisik dan mental civitas akademika.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga pimpinan fakultas. Dekan FPIK UB beserta jajaran wakil dekan turut berpartisipasi langsung dalam aksi donor darah sebagai bentuk dukungan terhadap budaya hidup sehat dan kepedulian kemanusiaan di lingkungan kampus.
Dekan FPIK UB menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam membangun lingkungan akademik yang sehat, produktif, dan peduli terhadap sesama.
“Melalui kegiatan donor darah dan Mental Health Corner ini, kami ingin menumbuhkan semangat solidaritas serta kesadaran pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Kampus tidak hanya menjadi tempat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membangun kepedulian sosial dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Selain donor darah, kegiatan Mental Health Corner juga menjadi perhatian peserta. Layanan ini memberikan ruang konsultasi dan edukasi ringan terkait kesehatan mental, manajemen stres, serta pentingnya menjaga keseimbangan psikologis di tengah aktivitas akademik dan pekerjaan yang dinamis.
Baca juga: FPIK UB Perkuat Kolaborasi Global melalui Training and Knowledge Sharing Bersama Akademisi Malaysia
Ketua DWP FPIK UB menjelaskan bahwa kesehatan mental menjadi isu yang semakin penting di lingkungan pendidikan tinggi, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih humanis dan preventif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Dengan lingkungan kampus yang suportif, civitas akademika dapat menjalankan aktivitas belajar, mengajar, dan bekerja dengan lebih optimal,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari dengan tingginya partisipasi civitas akademika yang mengikuti donor darah maupun layanan Mental Health Corner. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga kampus melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.
Sebagai institusi pendidikan tinggi di bidang perikanan dan kelautan, FPIK UB terus mendorong pelaksanaan kegiatan kampus yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik dan riset, tetapi juga penguatan nilai kemanusiaan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Langkah ini sejalan dengan komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Editor : Redaksi