Mahasiswa Agrobisnis Perikanan FPIK UB Asah Jiwa Entrepreneur melalui Praktik Penjualan Lapang dan Digital

PROGRAM Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB), menggelar praktik penjualan lapang dan online sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman pada mata kuliah Manajemen Agribisnis Perikanan, Kewirausahaan Perikanan, dan Rencana Usaha Agribisnis Perikanan. Kegiatan yang diampu oleh Dr. Candra Adi Intyas ini berlangsung pada 25 April hingga 6 Mei 2026 dengan melibatkan mahasiswa untuk terjun langsung dalam aktivitas pemasaran produk kepada masyarakat.

Pelaksanaan penjualan secara langsung dilakukan pada 26 April dan 3 Mei 2026 di sejumlah titik strategis Kota Malang, seperti kawasan Rampal, Car Free Day (CFD), Taman Rejo, serta poros jalan utama Kota Malang. Sementara itu, pemasaran digital dilaksanakan melalui berbagai platform media sosial dan marketplace yang dimanfaatkan mahasiswa untuk mempromosikan produk secara lebih luas.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori agribisnis dan kewirausahaan di ruang kelas, tetapi juga mempraktikkan secara langsung proses penyusunan strategi usaha, pengelolaan produk, komunikasi dengan konsumen, hingga evaluasi hasil penjualan. Praktik ini menjadi sarana pembelajaran nyata untuk memahami dinamika pasar sekaligus membangun kemampuan manajerial dan kepemimpinan tim.

Dosen pengampu mata kuliah, Dr. Candra Adi Intyas, menegaskan bahwa praktik penjualan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang adaptif dan memiliki keberanian dalam membangun usaha di sektor perikanan.

“Mahasiswa perlu dibiasakan menghadapi konsumen secara langsung, membaca peluang pasar, serta belajar mengambil keputusan dalam proses bisnis. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting untuk membangun jiwa kewirausahaan yang kuat dan kompetitif,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga dituntut untuk menyusun strategi promosi kreatif, menentukan target pasar, mengelola pembagian tugas tim, serta menghadapi tantangan penjualan secara nyata. Pengalaman tersebut dinilai mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan ketahanan mental mahasiswa dalam menjalankan usaha.

Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa praktik lapang memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pembelajaran di kelas. Menurutnya, interaksi langsung dengan konsumen membantu mahasiswa memahami pentingnya pelayanan, inovasi produk, dan strategi pemasaran yang efektif.

“Kami belajar bagaimana menawarkan produk, menghadapi penolakan, hingga menyusun strategi promosi yang menarik. Pengalaman ini membuat kami lebih memahami kondisi pasar yang sebenarnya,” ungkapnya.

Kegiatan praktik penjualan luring dan daring ini menjadi bagian dari komitmen PS Agrobisnis Perikanan FPIK UB dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan entrepreneur yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Selain mendorong pengembangan sektor agribisnis perikanan, kegiatan ini juga mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).

Editor : Redaksi

Berita Terbaru