Baru Dilantik, 734 Kepala Sekolah di Jember Diberi Waktu Enam Bulan untuk Tunjukkan Terobosan

realita.co

JEMBER (Realita) - Pemerintah Kabupaten Jember resmi melantik ratusan kepala sekolah, pengawas, dan penilik sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Sabtu (23/5/2026). Pelantikan yang berlangsung di Gedung Olahraga SMPN 7 Jember itu dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait.

Sebanyak 734 kepala sekolah SD dan SMP dilantik pada tahap pertama bersama 43 pengawas dan penilik sekolah. Jumlah tersebut menjadikan pelantikan kali ini sebagai salah satu pelantikan kepala sekolah terbesar dalam sejarah Kabupaten Jember. Dari total sekitar 1.100 formasi kepala sekolah yang tersedia, sebagian besar mulai diisi pada tahap awal ini.

Baca juga: Pemkab Jember Minta Dua Dapur MBG Ditutup

Dalam sambutannya, Gus Fawait langsung memberi target kepada seluruh kepala sekolah yang baru dilantik. Mereka diberi waktu enam bulan untuk menunjukkan inovasi dan terobosan nyata di sekolah masing-masing. Evaluasi berkala juga akan dilakukan setiap enam bulan sekali.

“Enam bulan saya beri waktu untuk melakukan terobosan-terobosan. Karena nanti setiap enam bulan akan kita evaluasi,” tegas Gus Fawait di hadapan ratusan kepala sekolah.

Menurutnya, jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar untuk menghadirkan perubahan dalam dunia pendidikan. Ia meminta kepala sekolah tidak hanya fokus pada urusan administrasi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan sekolah yang mendorong prestasi siswa.

Gus Fawait menegaskan pendidikan menjadi fondasi penting pembangunan daerah sekaligus salah satu cara memutus rantai kemiskinan di Kabupaten Jember. Karena itu, sekolah harus mampu menjadi ruang tumbuh yang melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing.

Ia juga meminta para kepala sekolah lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu membangun kultur pendidikan yang progresif namun tetap humanis. Menurutnya, kepala sekolah harus memberi ruang kepada guru dan siswa untuk berkembang serta berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Baca juga: Langkah Pemkab Jember Bersihkan Data dan Turunkan Kemiskinan Layak Jadi Referensi Nasional

“Silakan beraktualisasi diri untuk mendapatkan prestasi baik akademik maupun non-akademik. Pendidikan harus menjadi alat untuk menciptakan masa depan Jember yang lebih baik,” ujarnya.

Selain menjalankan tugas di bidang pendidikan, para kepala sekolah juga diminta ikut menyukseskan berbagai program strategis pemerintah pusat maupun daerah. Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Universal Health Coverage (UHC), Peta Cinta, hingga program beasiswa pendidikan.

Menurut Gus Fawait, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Dunia pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam membantu menyosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat.

“Kita minta kepala sekolah ikut membantu sosialisasi program-program pemerintah. Karena menyelesaikan persoalan daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada satu atau dua pihak saja. Semua harus bergerak bersama,” katanya.

Baca juga: Direksi Baru PDP Kahyangan Pilih Sertijab Sederhana, Tanpa Musik dan Jamuan Mewah

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Jember saat ini juga tengah memperjuangkan tambahan bantuan revitalisasi sekolah untuk tahun mendatang. Sinyal positif disebut mulai terlihat dan diharapkan dapat segera terealisasi demi pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Jember.

Namun demikian, Gus Fawait mengingatkan agar program revitalisasi sekolah nantinya dikawal secara ketat agar berjalan transparan dan tepat sasaran. Ia meminta Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, hingga insan pers ikut melakukan pengawasan bersama.

“Kami tidak bisa mengawasi satu per satu. Maka saya mohon bantuan semua pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, para pengawas, kepala sekolah, hingga rekan-rekan media sebagai pilar demokrasi untuk bersama-sama mengawal,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru