PONOROGO, (Realita)– Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, bakal segera kedatangan ratusan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dalam waktu dekat. Kehadiran ratusan personel militer ini diprediksi bakal membawa perubahan besar dan mendongkrak roda perekonomian di wilayah tersebut.
Hal ini terungkap saat Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0802/Ponorogo pada Senin (25/5/2026).
Baca juga: Jelang Mutasi, 12 Pejabat Eselon II Ponorogo Dipanggil BKN Jatim
Dalam kunjungannya, Pangdam meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang terletak di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.
Rudy memastikan bahwa proyek strategis ini akan berjalan cepat. Bahkan, pada pertengahan bulan Juli tahun ini, bangunan barak militer ditargetkan sudah berdiri kokoh.
"Sebagaimana pembangunan yang sudah-sudah, ini dampaknya luar biasa," ujar Rudy saat memberikan pengarahan di hadapan jajaran Forkopimda Ponorogo, Senin.
Rudy menjelaskan, setelah barak tersebut selesai dibangun, kompleks militer baru ini akan langsung siap dihuni oleh sekitar 600 prajurit TNI.
Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Ponorogo ini merupakan bagian dari program strategis Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang ditindaklanjuti oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan TNI. Rudy menegaskan, proyek ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Memang arahnya ke ekonomi kerakyatan. Kehadiran TNI, khususnya Angkatan Darat di Desa Pulung, bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ekonomi pasti akan langsung berkembang,” terang Rudy optimis.
Baca juga: Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan Kejari Ponorogo, Ada Apa?
Mengenai kekhawatiran warga terkait lahan pertanian yang masuk dalam area pembangunan, Rudy memberikan solusi yang menenangkan. Mengingat proses pembangunan dilakukan secara bertahap, warga setempat dipastikan masih tetap bisa mengolah lahan untuk bercocok tanam.
Meski demikian, Pangdam meminta masyarakat untuk tetap berkoordinasi secara intensif dengan pihak Brigif TP dan Yonif TP selama proses transisi berjalan.
Dalam kunjungan penting ini, Pangdam didampingi oleh pejabat utama Kodam V/Brawijaya, antara lain Kasdam Brigjen TNI Zainul Bahar, Irdam Brigjen TNI Muhammad Aidi, Kapoksahli Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, Asrendam Kolonel Kav Yudi Suryatin, dan Aster Kasdam Kolonel Inf Timmy Prasetya H.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi, Kasi Ops Korem 081/Dsj Letkol Edy S, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Dandenzibang 3/V Madiun Letkol Czi Hery Kisyato, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, Pj Sekda Kab Ponorogo Agus Sugiarto, serta sejumlah jajaran OPD Kabupaten Ponorogo.
Baca juga: Rencana Pernikahan Indah Bekti dan Yunus Mahatma Kandas di Tengah Kasus Suap Jabatan di Ponorogo
Selain meninjau lokasi markas baru TNI, agenda kerja Pangdam V/Brawijaya di Bumi Reog berlanjut ke Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal. Di lokasi kedua ini, Pangdam melihat langsung Jembatan Perintis Garuda yang pembangunannya telah rampung.
Jembatan tersebut berhasil diselesaikan berkat sinergi yang kuat antara personel Kodim 0802/Ponorogo, masyarakat setempat, dan unsur-unsur terkait.
Sementara itu, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra mengaku sangat bangga dan berterima kasih atas kunjungan kerja jajaran pimpinan tertinggi Kodam V/Brawijaya ke wilayahnya. Menurutnya, kehadiran Pangdam menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi seluruh prajurit di daerah.
“Tentu ini sangat memberikan motivasi bagi kami keluarga besar Kodim 0802/Ponorogo.
Besar harapan kami, ini juga bisa mendongkrak dan meningkatkan kemajuan pembangunan di Kabupaten Ponorogo, baik itu pembangunan Brigif TP dan Yonif TP maupun Jembatan Perintis Garuda yang manfaatnya sangat dirasakan oleh rakyat,” pungkas Farauk. znl
Editor : Redaksi