FKG Unesa Perkuat Peran Kader dalam Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil

realita.co

SURABAYA (Realita)– Program Studi Kedokteran Gigi di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar di Puskesmas Dukuh Kupang, Surabaya, pada Kamis (21/05/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Kader Puskesmas Dukuh Kupang dalam Deteksi Dini dan Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Ibu Hamil” ini bertujuan memperkuat peran kader kesehatan sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu hamil.

Baca juga: UNESA Dorong Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PJOK

Tim pengabdian terdiri dari tiga dosen Fakultas Kedokteran Gigi Unesa, yakni drg. Nurul Hidayati, Sp.KG, drg. Cindy Hendrawan, Sp.Perio, dan drg. Aulia Nuur Ainayah, Sp.KGA Dalam kegiatan tersebut, para kader memperoleh pembekalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan, termasuk berbagai perubahan yang dapat terjadi pada rongga mulut akibat perubahan hormonal.

Selain mendapatkan materi teori, para kader juga dilatih melakukan deteksi dini terhadap berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut yang kerap dialami ibu hamil, seperti radang gusi, karies gigi, nyeri gigi, hingga perdarahan gusi. Pelatihan juga mencakup teknik komunikasi kesehatan agar kader mampu menyampaikan edukasi secara efektif kepada masyarakat.

drg. Cindy Hendrawan, Sp.Perio, menjelaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan sering kali masih kurang mendapatkan perhatian, padahal kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap kesehatan ibu maupun janin.

"Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan ibu hamil secara keseluruhan. Melalui pelatihan ini, kami berharap kader kesehatan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengenali tanda-tanda awal masalah kesehatan gigi dan mulut serta memberikan edukasi yang tepat kepada ibu hamil di lingkungan masing-masing," ujar drg. Cindy.

Baca juga: Unesa Jadi Tuan Rumah Pertemuan Asipena, Dorong Kolaborasi Inovasi Pendidikan

Menurutnya, kader kesehatan memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan dapat menjadi penghubung antara tenaga kesehatan dengan ibu hamil yang membutuhkan pendampingan.

"Jika kader memiliki pemahaman yang baik, maka informasi yang benar mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut selama kehamilan dapat tersampaikan lebih luas. Dengan demikian, upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini sehingga risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan," tambahnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi penggunaan media edukasi kesehatan gigi dan mulut. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif menyampaikan berbagai persoalan yang sering ditemui saat mendampingi ibu hamil di masyarakat.

Baca juga: Mahasiswa UNESA Bikin Bangga Indonesia

Melalui kegiatan pengabdian ini, Program Studi Kedokteran Gigi Unesa berharap kader kesehatan mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya kesehatan ibu dan anak yang lebih baik di wilayah kerja Puskesmas Dukuh Kupang Surabaya.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi, foto bersama, serta komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara Program Studi Kedokteran Gigi Unesa dan kader kesehatan dalam mendukung program promotif dan preventif di masyarakat. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tyan

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru