FPIK UB dan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura Jalin Kerja Sama Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

realita.co
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Rabu (10/6/2026).

MALANG – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) memperluas jejaring akademik melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Rabu (10/6/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Delegasi Fakultas Pertanian UTM dipimpin langsung oleh Dekan, Prof. Dr. Zainul Hidayah, S.Pi., M.App.Sc., didampingi Ketua Jurusan Kelautan dan Perikanan, Achmad Fachrudin Syah, S.Pi., M.Si., Ph.D., Koordinator Program Studi Ilmu Kelautan Herlambang Aulia Rachman, M.Si., serta staf fakultas Aditya Januar Putra, S.Kel., M.Si. dan Ahmad Handoko, S.Si. Kunjungan tersebut diterima oleh jajaran pimpinan FPIK UB di Malang.

Baca juga: FPIK UB Tambah Dua Guru Besar Baru, Perkuat Riset Pencemaran Laut dan Teknologi Kelautan Berbasis AI 

Kerja sama yang disepakati mencakup berbagai bidang strategis, antara lain pengembangan riset kolaboratif, penyelenggaraan seminar bersama, program dosen tamu (visiting lecturer), pertukaran mahasiswa (student exchange), program magang mahasiswa, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Zainul Hidayah, menyampaikan bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi menjadi kebutuhan penting untuk menjawab tantangan pengembangan sektor perikanan dan kelautan yang semakin kompleks.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Rabu (10/6/2026).

“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi sumber daya yang dimiliki kedua institusi sehingga mampu menghasilkan inovasi dan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: FPIK UB Siap Ikuti Penilaian Lapang K3L Tingkat Universitas untuk Perkuat Budaya Kerja Aman dan Berkelanjutan

Sementara itu, Dekan FPIK UB, Prof. Dr. Sc. Asep Awaludin Prihanto, S.Pi., M.P., menegaskan bahwa kemitraan akademik merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memperluas peluang kolaborasi riset.

“Kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi ruang strategis untuk saling berbagi sumber daya, pengalaman, dan kepakaran. Harapannya kerja sama ini dapat menghasilkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kerja sama ini, Fakultas Pertanian UTM menugaskan Jurusan Kelautan dan Perikanan, Program Studi S-1 Ilmu Kelautan, Program Studi S-2 Ilmu Kelautan, dan Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan sebagai pelaksana kegiatan. Sementara FPIK UB melibatkan seluruh program studi jenjang sarjana, magister, dan doktor sebagai bagian dari implementasi kerja sama.

Baca juga: Visiting Top Professor FPIK UB Perkuat Kolaborasi Global dan Inovasi Teknologi Perairan Berkelanjutan

Selain memperkuat kolaborasi akademik, kerja sama ini juga diharapkan membuka peluang riset bersama terkait pengelolaan sumber daya pesisir dan laut, pengembangan teknologi perikanan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan.

Kerja sama ini sejalan dengan komitmen kedua institusi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14 tentang Ekosistem Laut, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring akademik dan kolaborasi lintas institusi.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru