Demo di Bundaran HI, Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga BBM & Hentikan MBG

realita.co
Aksi Demo hari Jum'at, (12/6) di sekitaran Bundaran HI. Foto: Ang

JAKARTA (Realita)- Sejumlah organisasi mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Jakarta Pusat, Jum'at (12/6/2026). Aksi mengusung tagar #MenujuIndonesiaBangkrut sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai memperparah krisis sosial, ekonomi, dan politik nasional.

Pantauan di lapangan, massa mulai berkumpul sekitar pukul 12.50 WIB. Long march dilakukan ratusan mahasiswa dari kawasan Dukuh Atas menuju Bundaran HI. Peserta membawa bendera, spanduk, dan poster berisi tuntutan penurunan harga BBM, kebutuhan pokok, penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga penolakan militerisme dan penggusuran.

Baca juga: 6.088 Personel Amankan Demo Mahasiswa, Kapolda: Mahasiswa Keluarga Kita, Amankan Humanis & Terukur

 

Sejumlah personel gabungan TNI, Polri hingga Satpol PP dikerahkan untuk pengamanan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Pengendara diminta menghindari kawasan Sudirman-Thamrin selama aksi berlangsung.

 

*Soroti Kenaikan BBM dan Tekanan Ekonomi*

 

Dalam pernyataan resminya, mahasiswa menilai kondisi nasional memburuk setelah pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak di tengah melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Kondisi itu berbarengan dengan ketidakpastian ekonomi global dan konflik internasional.

 

“Petani disebut mengalami kesulitan produksi dan beban utang meningkat. Buruh serta masyarakat miskin perkotaan semakin kesulitan memenuhi kebutuhan pokok dan akses layanan publik terjangkau. Pemangkasan anggaran publik di daerah juga berdampak ke sektor pendidikan,” tulis keterangan massa aksi.

 

Ketua Umum Front Mahasiswa Nasional (FMN) Symphati Dimas Rafi’i mengatakan aksi nasional, #MenujuIndonesiaBangkrut digelar bersama BEM UI dan organisasi demokratis kampus lain di berbagai daerah hingga pedesaan.

Baca juga: Ratusan Massa Aksi Mahasiswa dan Sejumlah Elemen Tertahan di Depan Menara Thamrin 

 

“Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah pusat dari kebijakan dan program yang membuat rakyat Indonesia saat ini semakin tenggelam dalam krisis, biang dari masalah Indonesia Menuju Bangkrut! Meski rakyat sudah menderita, Rezim Prabowo Subianto menaikkan harga BBM menyusul kenaikan harga kebutuhan pokok yang sudah semakin tinggi,” tegasnya.

 

6 (enam) Tuntutan Mahasiswa di Bundaran HI, massa yang terdiri dari mahasiswa, kelompok perempuan, masyarakat miskin perkotaan, dan elemen pekerja menyampaikan aspirasi lewat yel-yel, orasi, dan pidato. FMN bersama BEM UI menyampaikan:

 

1. Menurunkan harga BBM seluruh jenis serta menekan biaya kebutuhan produksi dan hidup masyarakat.

Baca juga: Ribuan Mahasiswa Kepung Bundaran HI, BEM UI Kritik Kondisi Ekonomi Saat Ini

2. Menghentikan program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.

3. Menghentikan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP).

4. Mengakhiri penempatan perwira militer/polisi aktif maupun purnawirawan pada jabatan sipil strategis.

5. Memproses hukum kapitalis birokrat yang terlibat korupsi.

6. Menghentikan penindasan terhadap rakyat, termasuk perampasan tanah dan penggusuran.

Aksi kemudian berpusat di Bundaran HI dengan massa yang terus bertambah. Hingga berita ini ditulis, situasi terpantau kondusif di bawah pengamanan aparat.(Ang)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru