Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi di BGN, Aksi Dikawal Ketat Polisi

realita.co
BEM UBK di Medan Merdeka Selatan. Foto: Ang

JAKARTA (Realita)- Mahasiswa BEM Universitas Bung Karno menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (15/6). Massa membawa poster tuntutan dan berorasi dari mobil komando untuk mengkritisi kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan utama. Pengunjuk rasa menilai program unggulan pemerintah itu tidak sesuai kebutuhan nyata masyarakat.

Baca juga: Mahasiswa UINSA Desak Reformasi Pemilihan Rektor, Soroti Penunjukan Plt oleh Kemenag

“Program Makan Bergizi Gratis, yang kenyataannya tidak sesuai buat tanah dan keinginan rakyat Indonesia,” seru salah satu orator.

Mahasiswa juga menyinggung dugaan praktik korupsi di Badan Gizi Nasional selaku pengelola MBG. “Ada korupsi besar-besaran di lembaga BGN,” tegas orator di hadapan massa aksi.

Selain MBG, pengunjuk rasa menyoroti kondisi ekonomi yang dinilai lemah dan frekuensi kunjungan Presiden ke luar negeri.

Baca juga: Demo di Grahadi Surabaya Berujung Ricuh, Api Berkobar

“Ia hanya enak-enak ke luar negeri yang katanya ingin negara kita berdaulat, tetapi kedaulatan itu kita masih mengemis,” ucapnya.

Aksi Dibatasi, Massa Sebut Demokrasi Dibungkam

Aksi berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. Massa tidak diizinkan mendekat ke Istana Merdeka. Pembatasan itu disebut sebagai bentuk pembungkaman demokrasi.

Baca juga: Pimpinan DPR Temui Mahasiswa, Dasco Kontak Bahlil dan Nanik! Janji Penuhi Tuntutan 

“Kenapa aksi kita dibatasi di tempat ini yang seharusnya di Istana Merdeka, tapi ia takut kita mengganggu suatu kebijakannya dengan orang Jerman,” kata orator merujuk kunjungan tamu negara.

Persoalan ekonomi, hukum, dan HAM juga disuarakan sebagai narasi penutup. “Ekonomi, politik, hukum, dan HAM kita dijajah,” pungkasnya sebelum mengakhiri orasi.(Ang)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru