BATU (Realita)- Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno bertema "Berpikir Strategi Ala Soekarno" di Wisma Perjuangan Kota Batu, Sabtu (27/6/2026). Sebanyak 77 peserta dari berbagai kelompok usia mengikuti kompetisi tersebut.
Turnamen mempertandingkan kategori junior dan senior dengan peserta yang berasal dari Malang Raya serta sejumlah daerah lain, seperti Jombang, Mojokerto, dan Blitar. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri.
Baca juga: Turnamen Piala Prof. Ahmad T. Nugraha di Depok Hidupkan Kembali Semangat Pecinta Catur
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri mengatakan tingginya antusiasme peserta, khususnya kalangan pelajar, menjadi motivasi untuk menjadikan turnamen ini sebagai agenda tahunan. Menurutnya, catur bukan sekadar permainan, tetapi sarana melatih kemampuan berpikir strategis dan mengambil keputusan.
"Harapannya, melalui catur para peserta tidak hanya belajar menyusun strategi di atas papan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Baca juga: Turnamen Catur Nasional Kajari Cup 2025, Gus Qowim Dorong Lahirnya Pecatur Berprestasi
Ia menjelaskan, filosofi berpikir strategis yang dimiliki Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, menjadi inspirasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, Bung Karno tidak hanya memiliki gagasan besar, tetapi juga mampu menyusun strategi matang dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Saifudin berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul, memiliki daya pikir kritis, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Baca juga: Cari Bibit Atlet Catur, Pemkot Madiun dan Percasi Gelar Kejurkot Junior
Sementara itu, perwakilan panitia pelaksana, Rahmadi, menjelaskan bahwa turnamen dibagi menjadi empat kategori, yakni junior SD kelas 1–3 dan TK, junior SD kelas 4–6, kategori SMP dan SMA, serta kategori senior yang diikuti peserta dari Malang Raya, Jombang, Mojokerto, dan Blitar. (Ton)
Editor : Redaksi