SIDOARJO – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Surabaya terus berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi tenaga listrik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemeliharaan preventif pada peralatan Gardu Induk (GI) 150 kV Sidoarjo guna memastikan pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat dan sektor industri.
Pada Selasa (30/6/2026), PLN UPT Surabaya melaksanakan penggantian gas sulfur heksafluorida (SF₆) dan absorben pada Pemutus Tenaga (PMT) Fasa R Bay New Porong 2. Pemeliharaan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga kinerja peralatan transmisi agar tetap optimal dalam mendukung penyaluran energi listrik.
Seluruh pekerjaan diawali dengan briefing Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari penerapan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan. Tim kemudian melaksanakan pekerjaan secara bertahap, mulai dari persiapan alat dan material, pengosongan gas SF₆, penggantian absorben, proses vakum ruang PMT, pengisian gas SF baru, hingga pengujian menyeluruh terhadap kondisi peralatan.
Sebagai bagian dari pengendalian mutu, PLN melakukan pengujian tahanan isolasi menggunakan megger serta pengujian kualitas gas SF. Hasil pengujian menunjukkan kondisi yang sangat baik, dengan tingkat kemurnian gas mencapai 100 persen, kadar sulfur dioksida (SO₂) sebesar 0 ppmv, kelembapan -40°C, kandungan moisture 134 ppmv, serta tekanan gas setelah pengisian sebesar 7,8 bar.
Hasil tersebut menunjukkan media isolasi dan pemadam busur listrik pada PMT telah memenuhi standar operasional sehingga siap mendukung pengoperasian sistem transmisi secara andal.
Seluruh rangkaian pekerjaan berhasil diselesaikan dengan progres 100 persen tanpa kendala berarti. Keberhasilan ini menjadi bukti sinergi yang baik antara personel operasi dan pemeliharaan dalam menerapkan prosedur kerja yang mengutamakan kualitas serta keselamatan.
Manager UPT Surabaya Yaya Supriman selaku mengatakan, pemeliharaan preventif merupakan bagian dari strategi PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik sekaligus memastikan seluruh aset transmisi berada dalam kondisi prima.
"Pemeliharaan rutin ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan seluruh peralatan transmisi beroperasi secara optimal. Dengan keandalan peralatan yang terus terjaga, kami dapat memberikan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkualitas bagi masyarakat maupun sektor industri," ujarnya.
Baca juga: PLN Dukung Pendidikan Inklusif Tuna Netra di Momentum Jelang Idul Adha 1447H
Menurutnya, keandalan sistem transmisi memiliki peran penting dalam menopang aktivitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Oleh karena itu, PLN akan terus meningkatkan kualitas pemeliharaan melalui penerapan standar operasional yang ketat, pemanfaatan teknologi, serta budaya kerja yang mengutamakan aspek keselamatan.
"Kami akan terus melakukan pemeliharaan secara berkelanjutan agar sistem transmisi tetap siap menghadapi kebutuhan listrik yang terus meningkat. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi seluruh pelanggan," pungkasnya. tyan
Editor : Redaksi