Armaya: IBCA BFC MMA Kota Madiun Targetkan Juara Umum di Kejuaraan Adu Wani Wali Kota Cup 2026

realita.co

MADIUN (Realita) – Sebanyak 35 atlet IBCA BFC MMA Kota Madiun diterjunkan untuk berlaga pada Kejuaraan Adu Wani Wali Kota Cup 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Madiun, Jumat (24/7/2026).

Sebagai tuan rumah, tim tersebut membidik gelar juara umum dalam ajang mixed martial arts (MMA) yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kota Madiun dan diikuti hampir 200 petarung dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Ketua IBCA BFC MMA Kota Madiun, Armaya, mengatakan pihaknya sengaja menurunkan kekuatan penuh karena ingin memanfaatkan status sebagai tuan rumah sekaligus menunjukkan hasil pembinaan atlet MMA di Kota Madiun.

"Kami menurunkan 35 atlet dengan target menjadi juara umum. Ini juga menjadi bukti eksistensi pembinaan MMA di Kota Madiun, apalagi ini merupakan kejuaraan MMA pertama yang digelar di sini," ujar Armaya.

Menurutnya, kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang perebutan gelar, tetapi juga menjadi sarana pembinaan, evaluasi kemampuan atlet, sekaligus penjaringan bibit-bibit potensial untuk dipersiapkan menuju kompetisi tingkat nasional.

"Pembinaan terus kami lakukan dengan aktif mengikuti berbagai kejuaraan. Ke depan kami ingin Kota Madiun menjadi gudang atlet MMA yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional," katanya.

Armaya juga menambahkan bahwa tingginya antusiasme terhadap olahraga MMA terlihat dari jumlah peserta yang mencapai hampir 200 atlet. Mayoritas kabupaten dan kota di Jawa Timur mengirimkan wakilnya untuk mengikuti kejuaraan tersebut

"Hampir semua daerah mengirimkan atletnya. Hanya beberapa kabupaten dan kota yang belum berpartisipasi," ungkapnya.

Lebih jauh, Armaya menyampaikan bahwa pembinaan atlet akan terus dilakukan secara berkesinambungan agar Kota Madiun mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.

Di lokasi yang sama, salah seorang peserta asal Surabaya, Indira Yarasari, yang tampil di kelas stand fight 52,2 kilogram, mengaku antusias mengikuti kejuaraan yang digelar di Kota Madiun. Menurutnya, konsep pertandingan di arena terbuka memberikan pengalaman dan atmosfer yang berbeda dibandingkan kejuaraan pada umumnya.

"Seru dan keren karena tempatnya outdoor. Suasananya ramai, ditambah anginnya sepoi-sepoi, jadi memberikan pengalaman yang berbeda saat bertanding," ujarnya.

Indira mengaku telah mempersiapkan diri secara maksimal dengan meningkatkan intensitas latihan, menjaga kondisi fisik, mengasah teknik, serta mempertahankan berat badan sesuai kelas yang diikuti.

"Persiapannya tentu fisik, mental, teknik, latihan pagi dan sore, termasuk menjaga berat badan. Harapannya bisa meraih kemenangan tanpa mengalami cedera," pungkasnya. Yw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru