Plt Wali Kota Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon IIB, Ini Jabatan Barunya

MADIUN (Realita) – Enam pejabat eselon IIB di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mendapat tugas dan jabatan baru setelah dilakukan rotasi oleh Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun.

Pengambilan sumpah dan pelantikan enam pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tersebut berlangsung di Gedung GCIO Kota Madiun, Jumat (18/9/2026) malam.

Bagus Panuntun mengatakan, rotasi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi sekaligus memberikan penyegaran terhadap jajaran birokrasi Pemkot Madiun. Pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dan langsung menjalankan tugas pada hari berikutnya.

’’Sebenarnya pemenuhan kebutuhan, kemudian banyak yang sudah sangat lama, sehingga ini perlu refresh. Makanya ada yang mutasi, ada yang baru. Teman-teman yang hari ini dilantik langsung bisa setel, dimulai per hari besok,’’ ujarnya seusai pelantikan.

Menurut Bagus, pelantikan yang dilakukan pada malam hari tidak terlepas dari proses persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang baru diterima setelah melalui proses sekitar enam bulan.

’’Karena kemarin itu baru diinformasikan. Baru turun dari Kemendagri karena prosesnya sangat panjang. Ini sudah enam bulan proses berjalan. Jadi, memang aturannya begitu, ya kita mengikuti dan supaya lebih cepat sekalian,’’ jelasnya.

Di sisi lain, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Madiun masih mengalami kekosongan pimpinan definitif. Untuk sementara, posisi tersebut akan tetap diisi melalui penunjukan pelaksana tugas (Plt), termasuk Dinas Pendidikan (Dindik) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

’’Nanti menunggu. Insya Allah Senin sudah ada,’’ kata Bagus.

Pasca-rotasi, Bagus meminta para pejabat yang memperoleh amanah baru segera menyesuaikan diri dengan pola kerja yang diterapkan Pemkot Madiun. Ia menekankan agar pelaksanaan program dan pelayanan pemerintahan tetap bergerak dari tingkat bawah.

’’Sekarang polanya kan semua kita baru, basic dari bawah. Dari lurah, dari RT. Nah, sekarang mereka harus mengikuti pola yang ada,’’ tuturnya.

Sementara itu, proses pengisian sejumlah jabatan JPTP secara definitif masih berlangsung. Bagus menyebut hasil seleksi untuk empat jabatan sebelumnya telah dikirimkan kepada Gubernur Jawa Timur untuk memperoleh persetujuan.

Tahapan di Badan Kepegawaian Negara (BKN), lanjut dia, juga telah dilalui. Setelah mendapatkan persetujuan gubernur, proses selanjutnya akan diteruskan ke Kemendagri.

’’Yang empat kemarin sudah kita kirim ke Bu Gubernur untuk dapat persetujuan, terus BKN sudah, terus nanti dikirim ke Kemendagri. Nanti ada proses bolak-balik lagi yang mungkin butuh waktu,’’ ucapnya.

Bagus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan meskipun sejumlah OPD masih dipimpin oleh Plt. Ia mengaku terus berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah sekaligus melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program.

"Saya selalu koordinasi dengan seluruh dinas walaupun itu Plt. Saya terjun langsung, semua juga saya lihat. Yang terpenting rel kita masih sesuai dengan rencana,’’ tandasnya.

Adapun enam pejabat yang mendapat rotasi dan jabatan baru tersebut yakni:

Heri Suwartono menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Sudandi menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Lismawati menjadi Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.

Agus Mursidi menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Noor Aflah menjadi Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga.

Sumarno menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah.yw

Editor : Redaksi

Berita Terbaru