Memancing, Remaja 14 Tahun di Ponorogo Tewas Tenggelam saat Menyeberangi Sungai 

PONOROGO (Realita)— Seorang remaja berusia 14 tahun, Ilham Tazali, tewas tenggelam di Sungai Kedung Galok, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) sore.

Ilham, warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, tenggelam saat hendak menyeberangi sungai untuk memancing bersama tiga rekannya.

Peristiwa bermula ketika korban dan tiga temannya berada di lokasi untuk memancing. Saat berusaha menyeberangi sungai yang dipenuhi bebatuan, korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke dalam air.

Korban diketahui tidak bisa berenang. Rekan-rekan korban yang panik kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Proses pencarian korban berlangsung dramatis. Petugas BPBD Ponorogo dibantu warga harus melakukan pencarian di tengah kondisi sungai yang keruh, penuh bebatuan, memiliki palung, serta arus yang deras.

Anggota BPBD Ponorogo, Suwito mengatakan, Keterbatasan peralatan membuat petugas dan warga terpaksa menyelam dengan alat yang tidak memadai untuk mencari korban.

“Proses pencarian cukup sulit karena kondisi sungai keruh, banyak bebatuan, terdapat palung, dan arusnya cukup deras,” ujarnya . 

Setelah dilakukan pencarian, jasad Ilham akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar tiga meter dari lokasi awal kejadian.

Kapolsek Sampung AKP Agus Suprianto mengatakan, setelah dievakuasi, jasad korban dibawa ke Puskesmas Sampung untuk menjalani pemeriksaan dan visum.

“Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke Puskesmas Sampung untuk dilakukan pemeriksaan dan visum,” ungkap Kapolsek Sampung AKP Agus Suprianto. 

Orang tua korban yang mengetahui anaknya tewas tenggelam langsung menangis histeris di lokasi kejadian. Ayah korban bahkan terpaksa dibopong ke tempat yang lebih jauh untuk memperlancar proses pencarian korban.

Tiga teman korban yang berada di lokasi kejadian selamat dan dalam kondisi sehat. Polisi masih meminta keterangan dari ketiganya untuk memastikan kronologi kejadian hingga korban meninggal dunia.znl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru