Program P3-TGAI Desa Penyepen Diduga Tidak Sesuai Bestek 

realita.co
Potret pelaksanaan Hippa Sapu Jagat Desa Penyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.

SAMPANG (Realita)— Proyek irigasi di Desa Penyepen, Kecamatan Jrengik, Sampang, Madura, JawaTimur diduga tidak sesuai rencana pembuatan bangunan beserta rincian lengkapnya yang mencakup aturan, syarat-syarat, dan gambar kerja (Bestek) spesifikasi teknis BBWS.

Program P3TGAI senilai ratusan juta rupiah itu dikelola Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) Sapu Jagat.

Baca juga: Dinas Sebut Sesuai RAB, Proyek Revitalisasi SDN Karangbinangun Disorot

Pantauan wartawan pada Jumat (24/7) menemukan pasangan batu tertata rapi namun tanpa perekat semen atau mortar.

Selain itu, kedalaman galian dan dimensi bangunan dinilai tidak memenuhi standar yang ditentukan BBWS.

Baca juga: Proyek Trotoar Rp3,8 Miliar di Cilegon Bikin Aktivis Geram, Material Lama Jadi Sorotan

Kondisi itu diduga menyimpang dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan pihak berwenang.

Sementara itu, pihak pelaksanaan proyek Fathur Rahman mengakui bahwa pekerjaannya mendapatkan subkontar dari pihak kedua.

Baca juga: Kabid SD Disdik Kabupaten Sampang Dituding 'Cuci Tangan', Terkait Proyek yang Diduga Digarap Lawan Politik Bupati saat P

  Saat disinggung terkait kualitas pekerjaan, dia irit bicara.

" Hanya kali pertama mendapatkan proyek tersebut," kata Fathur Rahman siingkat saat ditemui Selasa (28/7/2016).gan

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru