Istono Beberkan Penjelasan, Terkait Bendera Demokrat Masih Yang Terpasang di Sejumlah Ruas Jalan Madiun

realita.co
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Madiun Istono

MADIUN (Realita) - Ketua DPC Partai Demokrat Kota Madiun, Istono memberikan klarifikasi terkait sejumlah bendera partainya yang masih terpasang di beberapa ruas jalan Kota Madiun setelah kegiatan bersih-bersih pada 31 Juli 2026.

Istono menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian awal dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang puncaknya akan digelar pada 9 September 2026. Karena itu, sejumlah atribut partai yang terpasang di sejumlah lokasi belum langsung diturunkan.

Baca juga: Usai Aksi Bersih Lingkungan, Bendera Partai Demokrat Masih Terpasang di Sejumlah Jalan di Kota Madiun

Menurutnya, keputusan tersebut juga berkaitan dengan rencana kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Madiun pada 21 Agustus 2026 untuk meninjau Sekolah Rakyat.

“Jadi begini, Mas. Tanggal 31 Juli 2026 itu merupakan kegiatan awal kami dari rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat. Sedangkan acara puncaknya sendiri tanggal 9 September 2026. Informasi yang saya terima, tanggal 21 Agustus 2026 Menko IPK Mas AHY akan berkunjung ke Madiun untuk kunker Sekolah Rakyat,” kata Istono, Rabu (12/8/2026).

Ia mengatakan, adanya rencana kunjungan tersebut menjadi salah satu pertimbangan pihaknya untuk tidak langsung mencopot seluruh atribut partai setelah kegiatan pada 31 Juli.

“Jadi agar tidak dua kali kerja, saat kegiatan tanggal 31 Juli kemarin atribut bendera tersebut tidak kami bersihkan dulu,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga menyebut pemasangan atribut Demokrat tersebut telah diketahui oleh Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun.

Baca juga: Kibarkan Bendera One Piece di DPRD Jatim, Mahasiswa Surabaya Bergerak

“Pemasangan atribut tersebut juga atas sepengetahuan beliau, Plt Wali Kota,” kata Istono.

Namun, rencana kunjungan AHY ke Madiun pada 21 Agustus 2026 ternyata batal. Istono mengaku menerima informasi mengenai pembatalan tersebut pada Selasa (11/8/2026) sore.

Setelah mendapat informasi itu, pihaknya langsung melakukan pembersihan terhadap bendera dan atribut Demokrat yang masih terpasang di sejumlah lokasi.
“Sore kemarin dapat informasi mendadak kalau Menko IPK tidak jadi berkunjung tanggal 21 Agustus 2026. Jadi atribut benderanya sudah kami bersihkan,” terang Istono.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan Realita.co, sejumlah bendera Partai Demokrat masih terlihat terpasang di beberapa ruas jalan Kota Madiun lebih dari sepekan setelah kegiatan bersih-bersih pada 31 Juli 2026. Keberadaan atribut tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai ketentuan serta batas waktu pemasangan atribut partai politik di ruang publik.

Baca juga: Sebuah Komunitas di Lamongan Bakar Bendera One Piece, Sempat Berkibar di Wilayah Pucuk

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Madiun Yanu Budhilarto yang dikonfirmasi pada Selasa (11/8/2026) belum dapat memberikan penjelasan terkait ketentuan maupun batas waktu pemasangan atribut tersebut.

“Kurang tahu, Pak. Kulo mboten saget menjawab. Coba tak tanyakan pimpinan nggih,” ujarnya.

Dengan adanya klarifikasi dari Demokrat Kota Madiun, Istono memastikan atribut partainya yang masih terpasang setelah kegiatan 31 Juli telah dibersihkan setelah pihaknya menerima informasi pembatalan kunjungan AHY. Yw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru