BOJONEGORO (Realita) - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, sukses membawa perubahan besar bagi warga.
Baca juga: TMMD 129 Bojonegoro Sukses Alirkan Air Bersih, Warga Bekatul Ucapkan Terima Kasih
Rehabilitasi 9 (sembilan) unit Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) yang menjadi sasaran utama program TMMD ke- 129, kini telah rampung 100 persen dan siap ditempati oleh keluarga penerima manfaat.
Pengerjaan rehabilitasi Rutilahu yang dimulai sejak 15 Juli 2026 lalu ini sempat menyentuh angka progres 98 persen pada tahap finalisasi, Selasa (11/8/2026).
Di fase akhir tersebut, Satgas TMMD bersama warga fokus melakukan pembersihan sisa material konstruksi guna memastikan bangunan tidak hanya kokoh dan aman, tetapi juga bersih dan nyaman untuk segera dihuni.
Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan antara TNI dan masyarakat setempat.
Baca juga: Jaga Warisan TMMD 129 Bojonegoro! Babinsa Kesongo Ajak Warga Rawat Hasil Pembangunan
Sepanjang proses pembangunan, personel TNI Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bahu-membahu dan bergotong royong tanpa lelah bersama warga Desa Kesongo.
Dandim 0813 Bojonegoro sekaligus Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa rehabilitasi Rutilahu merupakan prioritas utama.
Program ini dirancang khusus untuk menyediakan hunian yang sehat, sekaligus mengangkat taraf hidup dan martabat keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.
Baca juga: Jaga Semangat Gotong Royong! Kades Kesongo Ajak Warga Rawat Hasil TMMD 129 Bojonegoro
"Rehab 9 unit Rutilahu dalam program yang digulirkan sejak 15 Juli 2026 yang lalu di Desa Kesongo ini sudah diselesaikan oleh Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro. Jadi, semuanya 100 persen selesai," ungkap Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.
Tuntasnya pembangunan ini tidak hanya memberikan hunian yang layak bagi warga yang membutuhkan, tetapi juga mempertebal semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi fondasi kebersamaan di Kabupaten Bojonegoro.
Editor : Arif Ardliyanto