BATU (Realita)- Pemerintah Kota Batu mematangkan strategi menghadapi Seleksi Nasional Tahap II UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027. Wali Kota Batu Nurochman memimpin briefing strategis di Ruang Kerja Wali Kota, Senin (31/8/2026), menjelang presentasi di hadapan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pada 2 September 2026.
Kota Batu sebelumnya dinyatakan lolos Seleksi Nasional Tahap I oleh Kementerian Ekonomi Kreatif dan kini berhak melaju ke tahap presentasi nasional.
Baca juga: Wali Kota Batu Tegaskan, Pejabat yang Dilantik Adalah Pribadi Yang Berkualitas dan Siap Kerja
Dalam seleksi tersebut, Kota Batu akan memaparkan dossier selama 10 menit. Tim yang diturunkan terdiri atas Nurochman, Kepala Bappelitbangda Bangun Yulianto, Ketua BPC PHRI Kota Batu Sujud Hariadi, dan Koordinator Tim Dossier UCCN Alan W. Hafiluddin.
Mengusung tema “Batu Agrokreatif – From Mountain Agriculture to Global Gastronomy”, Kota Batu menawarkan konsep gastronomi sebagai warisan budaya hidup, bukan sekadar kuliner.
Baca juga: Wali Kota Batu Merasa Bahagia Harlah 1 Abad NU Sukses, Dihadiri Presiden
Kekuatan nominasi bertumpu pada ekosistem pertanian pegunungan, warisan pangan lokal, serta rantai ekonomi berbasis komunitas yang melibatkan petani, UMKM, koperasi, pasar rakyat, hotel, restoran, dan desa wisata. Persiapan juga melibatkan lintas perangkat daerah serta unsur swasta dan komunitas kreatif melalui pendekatan Hexahelix.
Melalui konsep Living Mountain Gastronomy Ecosystem, Kota Batu berupaya menunjukkan bahwa kekayaan pertanian dan tradisi pangan lokal mampu menjadi kekuatan ekonomi kreatif sekaligus identitas yang memiliki daya saing di tingkat global.
Baca juga: Wali Kota Sisipkan Program 1000 Sarjana saat Berikan Pesan Inspiratif kepada Siswa SRMP 14 Kota Batu
Kini, seluruh perhatian tertuju pada presentasi 2 September 2026 sebagai langkah penting Kota Batu untuk menembus jejaring kota kreatif UNESCO 2027. (Ton)
Editor : Redaksi