Kepala BKN Prof. Zudan Senam Bersama ASN Pemkot Bekasi: Syukuri Jadi ASN

realita.co
Kepala BKN saat senam pagi bersama ASN di lingkungan Pemkot Bekasi. Foto: humas

BEKASI (Realita)- Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengikuti kegiatan senam bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi di Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Harris Bobihoe, serta para pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Bekasi.

Baca juga: Wiwiek Hargono: Sertifikasi Halal Jadi Kunci UMKM Bekasi Naik Kelas Hadapi Wajib Halal Oktober 2026

Dalam arahannya, Prof. Zudan mengajak seluruh ASN untuk mensyukuri kesempatan menjadi aparatur pemerintah. Terlebih Kota Bekasi merupakan salah satu daerah dengan tingkat kesejahteraan terbaik di Indonesia.

“Bersyukurlah menjadi ASN Kota Bekasi. Kita berada di salah satu dari tiga kota dengan kesejahteraan terbaik di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Zudan.

Ia juga menyoroti ketatnya seleksi CPNS. “Yang mendaftar CPNS itu hanya sekitar tujuh persen. Jadi, ketika kita mendapatkan kesempatan menjadi ASN, ini harus kita syukuri,” katanya.

Prof. Zudan menyebut ASN Kota Bekasi juga diuntungkan karena berada di Pulau Jawa dengan dukungan infrastruktur, fasilitas kesehatan, transportasi, hingga perguruan tinggi yang lebih baik.

Namun menurutnya, rasa syukur harus dibuktikan dengan kinerja. Ada 3 hal yang perlu diimplementasikan ASN:

1. Penuhi Kontrak Kerja

Baca juga: Bekasi Bagikan Skema Kolaborasi OPD, Integrasi UMKM dan Kawasan Olahraga Multifungsi

    Jalankan kewajiban sesuai jam kerja 08.00 WIB hingga selesai, serta laksanakan tugas dan tanggung jawab.

2. Jaga Disiplin dan Taat Sistem

    Pejabat diminta memastikan anak buahnya disiplin dan menaati aturan. “Pekerjaan dapat berjalan tersendat apabila sistem dan kedisiplinan tidak berjalan dengan baik.” Pengecualian berlaku bagi ASN dengan pola kerja WFH dan WFA.

3. Ukur Produktivitas

Baca juga: Tri Adhianto Kukuhkan FKUB 2026-2031, Targetkan Bekasi Naik Peringkat Kota Toleransi

    Setiap ASN perlu mengetahui hasil kerja tiap bulan. Harus ada keseimbangan antara penghasilan yang diterima dengan kontribusi kepada negara. 

“Ukur produktivitas kita. Setiap bulan dapat berapa, target yang masuk berapa, dan setiap bulan kewajiban negara sudah tersampaikan belum,” tegasnya.

Prof. Zudan berharap arahan ini menjadi pengingat bagi ASN Kota Bekasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, bekerja disiplin, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.(Ang)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru