MAKKAH - Pasukan keamanan dengan cepat mengamankan seorang pria bersenjata yang menerobos masuk Masjidil Haram, Selasa (30/3) sore.
Pria itu sempat meneriakkan ekspresi untuk mendukung kelompok dan organisasi teroris, setelah salat Ashar di lantai pertama masjid suci tersebut.
Baca juga: 30 Lebih Warga Gaza Tewas Ditembak saat Cari Bantuan Makanan, Kekejian Israel Berlanjut
"Pria itu segera ditangkap dan tindakan hukum telah diambil terhadapnya," kata juru bicara kepolisian wilayah Makkah.
Baca juga: Tidak Ada Lagi Tempat Aman di Gaza, 21 Bulan Dibombardir Israel
The National News menggambarkan, pria itu sebagai sosok yang mengekspresikan ekstremis rasis yang berada di luar doktrin Islam.
Kepala Presidensi Dua Masjid Haram, Sheikh Abdul Rahman Al Sudais mengatakan aksi pria bersenjata ini meresahkan karena tak menghormati tempat ibadah.
Baca juga: Sebut Ladang Pembantaian, Tentara Israel Akui Sengaja Bunuhi Warga Palestina yang Cari Bantuan
"Pria itu tidak menghormati kesucian tempat ibadah. Tuhan telah menjadikan Masjidil Haram sebagai tempat ibadah, termasuk shalat, tawaf dan haji".
Editor : Redaksi