PONOROGO (Realita)- Ambrolnya jembatan jalur alternatif Ponorogo-Pacitan di Dukuh Batu Desa/Kecamatan Slahung, menuai perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Bahkan, perbaikan diwacanakan akan dilakukan mulai tahun 2022 mendatang.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU-PKP) Ponorogo, Henry Indrawardhana. Ia mengatakan saat ini pihaknya telah mengajukan perbaikan jembatan penghubung jalan poros Slahung-Ngrayun itu, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022.
Baca juga: Pererat Hubungan Historis, Keraton Surakarta dan Pemkab Ponorogo Jajaki Kerja Sama Pariwisata
" Ini sudah kita ajukan perbaikan kepada pimpinan, mudah-mudahan ada anggaran yang bisa kita alihkan untuk kesana untuk membuat jembatan baru," ujarnya, Jumat (10/12).
Baca juga: Raperda PLP2B Disahkan, 9 Hektar Sawah Di Ponorogo Alih Fungsi Jadi KDKMP
Henry mengaku, untuk memperbaiki jembatan Batu dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Mengingat kontruksi bangunan yang sudah usang dan rawan roboh.
"Kalau perbaikan secara parsia percuma. Memang harus kita bongkar dan membuat jembatan baru. Permasalahnya disitu kan jalur utama, kita sudah kordinasi dengan Dishub Muspika kecamatan Slahung, intinya yang rusak ini kita beri pembatas dulu, dan maksimal muatan kendaraan yang lewat dua ton, agar memperpanjang usia jembatan saat ini," akunya.
Baca juga: Suap Mutasi Diungkap KPK, Ratusan PNS Ponorogo Jalani Profiling ASN dari BKN
Diketahui sebelumnya, jalur alternatif penghubung Ponorogo-Pacitan via kecamatan Slahung terancam putus. Ini menyusul ambrolnya jembatan di Desa Batu Desa/Kecamatan Slahung akibay tergerus luapan air sungai. Bahkan, ambrolnya badan jembatan dengan luas 2 x 2 meter itu, membuat hanya setengah badan jembatan saja yang bisa dilalui kendaraan, dengan bergantian. lin
Editor : Redaksi