JAYAPURA- Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Papua, menembak Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Joni Trifman Hasibuan, Minggu (25/4/2021).
Namun, menurut Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen Ignatius Yogo Triyono, evakuasi jenazah hingga saat ini belum bisa dilakukan.
Baca juga: Penembakan di Mile 50 Tembagapura, Anggota TNI Dilaporkan Tertembak
"Kejadian sekitar 15.30 WIT, kami belum tahu (kejadian seperti apa) karena komunikasi masih terputus-putus, saya masih terima informasi awal. Kami masih dalami karena komunikasi yang susah antara Beoga dengan Ilaga, Ilaga dengan sini (Jayapura)," kata Ignatius.
Joni menegaskan, upaya evakuasi akan dilakukan esok hari. Saat ini, jenazah Brigjen Joni masih terpantau berada di Beoga.
Sementara itu, pihaknya juga terus memantau kondisi dan situasi di lokasi kejadian.
Baca juga: TNI Berhasil Kuasai Markas OPM Purom Okiman Wenda, Pelaku Serangan Kapolda Papua 2012
"Jenazah masih di Beoga, ini masih kami monitor terus, rencana besok dievakuasi," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Joni gugur ditembak KKB pada Minggu (25/4/2021).
Namun, terkait detail kronologi kejadian itu, Joni mengaku belum mendapat informasi lengkap.
Baca juga: Pendulang Emas Dibunuh KKB di Yahukimo
Editor : Redaksi