MADIUN (Realita) - Perombakan jabatan dilingkup Pemkot Madiun kembali dilakukan. Kali ini, 56 Aparatur Sipil Negara (ASN) setingkat eselon III dan IV diambil sumpah jabatan dan pelantikan di Area Parkir Jalan Jawa, Rabu (15/12/2021) malam.
Walikota Madiun, Maidi mengatakan, mutasi dilakukan karena berbagai faktor. Diantaranya untuk mengisi kekosongan pejabat, adanya pejabat yang pensiun, meninggal dunia maupun pindah. Dirinya menginginginkan pejabat yang baru dilantik bisa langsung bekerja cepat menyesuaikan bidang pekerjaan baru di OPD yang dinaunginya. Termasuk berinovasi dan berkreatifitas untuk memajukan Kota Pendekar.
Baca juga: Tiga Kali Sidang, JPU Nilai Dugaan Korupsi Berkedok CSR TPA Winongo Mulai Terungkap
Maidi tidak menginginkan, ASN hanya bekerja sebagai rutinitas saja. Melainkan harus produktivitas. Baginya, roda pemerintahan akan berjalan dengan baik jika komponen didalamnya terhubung antar OPD.
Baca juga: Sidang Korupsi Maidi, Saksi Sebut Kajian ITS TPA Winongo Berbeda dengan Perintah KLH
“Pejabat baru harus punya inovasi. Dengan inovasi dan pemikirannya itu tentu hasilnya akan bermanfaat dan bisa dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto menuturkan, sebelum tutup tahun 2021, akan ada lagi mutasi untuk eselon III dan IV. Sedangkan mutasi pejabat eselon II setingkat kepala dinas, kemungkinan akan dilakukan antara bulan Januari atau Februari tahun depan.
Baca juga: Terungkap di Persidangan, Kode "PWL" Diduga Jadi Penanda Proyek Atas Petunjuk Maidi
“(Eselon II,red) sekitar Januari. Jadi setelah ini ada lagi (pelantikan,red) eselon III dan IV. Kenapa di Januari karena untuk menuntaskan pertanggung jawaban anggaran itu nanti,” katanya. paw
Editor : Redaksi