SURABAYA - COVID-19 varian Omicron di Jatim bertambah 7 menjadi 8 kasus. Dinkes Jatim membeberkan gejala yang dirasakan pasien Omicron baru.
"Rata-rata bergejala ringan. Ada sedikit yang gejala sedang," kata Kadinkes Jatim Dr Erwin Astha Triyono saat konferensi pers perkembangan varian Omicron di Jatim, Minggu (16/1/2022).
Baca juga: Campak Mengganas, Kasusnya Naik 32 Kali Lipat di Indonesia
Erwin mengungkapkan, dari 7 pasien baru yang dinyatakan terpapar Omicron, beberapa di antaranya memiliki gejala sakit tenggorokan, flu dan demam.
"Sebenarnya untuk gejala hampir sama ya dengan flu biasa. Maka dari itu, ketika memang merasakan flu, atau demam, lebih baiknya melakukan tes (swab) untuk mengetahui apakah kita terpapar atau tidak," jelasnya.
Baca juga: Omicron XBB.1.5 Berkecamuk di AS dan Bakal Mendunia
Erwin menambahkan, total ada 8 kasus Omicron di Jatim. Dari 8 kasus itu, 3 sudah dinyatakan negatif atau sembuh.
"Tiga pasien sudah negatif swab dua kali. Sudah pulang, dan sisa 5 yang masih isolasi," imbuhnya.
Baca juga: Satu Pasien Covid-19 Omicron XBB Ada di Surabaya
Jubir Satgas COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril mengungkapkan, 78 persen kasus Omicron di Jatim tidak mengalami anosmia.
"Mayoritas tidak mengalami anosmia, dan lebih banyak mengalami radang atau nyeri di tenggorokan. Hampir seluruh pasien Omicron di Jatim mengalami gejala demikian," katanya.ik
Editor : Redaksi