MADIUN (Realita) - Pemkot Madiun bakal membangun pondok lansia di seputaran lapak UMKM Bumi Semendung, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo. Anggaran yang digelontorkan cukup fantastis bernilai sekitar Rp 5 Miliar.
Walikota Madiun, Maidi mengatakan, rencananya anggaran bakal dialokasikan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini. Pembangunan pondok lansia itu bukan tanpa alasan. Melainkan Pemkot ingin memfasilitasi para lansia, yang selama ini tidak terawat. Hal itu menurutnya bukti perhatian Pemkot kepada warganya.
Baca juga: Rencana Relokasi PKL Kawasan Alon-Alon Kota Madiun Tuai Penolakan, Ini Alasannya
“Bayangkan kita punya 179 lansia yang renta, yang harus kita rawat. Selama ini kita nggak punya (pondok lansia.red),” ujarnya, Selasa (5/4/2022).
Nantinya, para lansia dirawat oleh petugas khusus. Termasuk menuntun mereka ketika hendak menjalankan ibadah, olahraga maupun makan. Pembangunan pondok lansia, lanjut Maidi telah disiapkan lahan seluas 2 hektare, menggunakan aset Pemkot berupa bengkok.
“Bengkoknya disana ada 7 hektare, kita ambil yang dua hektare,” ujarnya.
Konsepnya, kanan-kiri terdapat bangunan pondok lansia, laki-laki dan perempuan dipisah. Kemudian tengahnya akan dibangun masjid. Pembangunan saat ini mulai dikerjakan. Diawali pembangunan akses jalan berupa pavingisasi, jembatan dan penyediaan aneka tanaman buah dan hias.
Baca juga: Jaga Kebersihan Kota, Pemkot Madiun Kaji Relokasi PKL Alun-Alun
“Konsepnya dari saya sendiri,” ungkapnya.
Orang nomor satu di Kota Madiun ini menargetkan, pembangunan pondok lansia itu tuntas dikerjakan tahun ini. Sehingga mulai tahun depan bisa dihuni. Sementara penyempurnaan akan dilakukan pada anggaran berikutnya.
Baca juga: Pencairan THR ASN Pemkot Madiun 2026 Terancam Molor, Masih Tunggu Persetujuan Kemendagri
“Untuk anggaran total belum saya hitung, untuk awal kemungkinan Rp 5-6 Miliar lah,” tandasnya. paw
Editor : Redaksi